HUT ke-59 GKII Langap Jadi Momentum Penguatan Pelayanan

Peresmian gedung GKII Jemaat Langap pada HUT ke-59 menjadi momentum penguatan iman, pelayanan, dan kepedulian sosial bagi jemaat di Malinau.

MALINAU – Peresmian gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Langap menjadi momentum penguatan iman, pelayanan, dan kepedulian sosial bagi jemaat yang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 di Kabupaten Malinau, Rabu (06/05/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau Ernes Silvanus hadir mewakili Bupati Malinau sekaligus meresmikan gedung gereja tersebut.

Dalam sambutannya, Ernes menyampaikan apresiasi atas kebersamaan jemaat yang telah melalui proses panjang hingga mampu membangun gedung gereja yang berdiri megah. Ia menilai usia 59 tahun menunjukkan kematangan perjalanan iman GKII Jemaat Langap.

“Kalau merujuk usia manusia, 59 tahun itu sudah sangat dewasa. Tapi kalau melihat perjalanan gereja dan daerah, ini adalah proses panjang yang penuh perjuangan. Tidak mudah, pasti ada pengorbanan, keringat, bahkan air mata,” ujarnya sebagaimana diberitakan Sumber berita, Rabu (06/05/2026).

Ernes juga mengajak tokoh gereja dan masyarakat mulai mendokumentasikan sejarah masuk dan berkembangnya gereja di wilayah Langap. Menurut dia, pencatatan sejarah penting agar generasi mendatang memahami perjalanan iman, perjuangan jemaat, serta pembangunan gereja secara utuh.

Selain menjadi kebanggaan, berdirinya gedung gereja yang besar juga disebut sebagai tanggung jawab bagi jemaat. Ernes mengingatkan agar gereja tidak hanya hidup sebagai bangunan fisik, tetapi juga menjadi ruang pelayanan yang aktif dan membawa manfaat bagi masyarakat.

“Gereja yang besar harus diiringi dengan kehidupan iman yang hidup. Jangan hanya ramai saat ibadah Minggu, tapi sepi di hari lainnya. Gereja harus terus bertumbuh, aktif dalam pelayanan, dan menjadi berkat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau akan terus mendukung pembangunan sarana keagamaan. Namun, dukungan pemerintah tetap perlu diimbangi dengan partisipasi aktif jemaat dalam merawat dan menghidupkan fungsi gereja.

Dalam kesempatan itu, Ernes turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai persoalan sosial yang dapat merusak keluarga dan lingkungan, seperti judi daring, pinjaman daring ilegal, serta narkoba.

“Kami titip pesan, jauhi judi online, pinjaman online ilegal, dan narkoba. Ini sangat berbahaya dan sudah banyak menjerat masyarakat. Mari kita jaga keluarga dan lingkungan kita bersama,” pesannya.

Ernes berharap HUT ke-59 GKII Jemaat Langap menjadi titik penguatan persatuan, kedewasaan iman, dan semangat pelayanan. Ia menegaskan bahwa kekuatan gereja tidak hanya ditentukan oleh bangunan, tetapi juga oleh kehidupan jemaatnya.

“Gereja bukan hanya bangunan fisik, tetapi kita semua sebagai jemaat. Jika iman kita kuat, maka gereja juga akan tetap kokoh,” tutupnya.

Perayaan HUT dan peresmian gedung gereja tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jemaat GKII Langap. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat peran gereja sebagai pusat pembinaan iman, pelayanan sosial, dan penjaga kebersamaan masyarakat di Langap. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com