Damkarmat Kotim bersama petugas gabungan berhasil melokalisasi kebakaran rumah semi permanen di Jalan Mohammad Hatta, Sampit, sehingga api tidak menjalar ke bangunan lain.
KOTAWARINGIN TIMUR – Respons cepat petugas pemadam berhasil mencegah kebakaran rumah semi permanen di Jalan Mohammad Hatta atau Lingkar Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meluas ke bangunan lain, Senin (18/05/2026) malam. Meski satu rumah dan satu sepeda motor terbakar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim sekitar pukul 19.46 WIB. Beberapa menit setelah laporan masuk, personel Peleton I langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan mobil pemadam, mobil tangki, serta kendaraan operasional lainnya.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 19.59 WIB dan segera melakukan pemadaman. Proses penanganan sempat terkendala kobaran api dan asap tebal karena bangunan yang terbakar merupakan rumah semi permanen berbahan kayu.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Damkarmat Kotim Hery Wahyudi turut berada di lokasi untuk memimpin penanganan bersama personel gabungan, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Senin, (18/05/2026).
Dalam operasi tersebut, Damkarmat Kotim mendapat dukungan dari Pos Sektor Eka Bahurui, relawan pemadam Ketapi 3, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Kepolisian Resor (Polres) Kotim, serta masyarakat sekitar.
Berkat kerja sama petugas, relawan, dan warga, api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 20.21 WIB. Setelah kobaran api terkendali, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Operasional berjalan lancar dan situasi berhasil dikendalikan,” kata Hery Wahyudi.
Meski satu unit rumah tidak dapat diselamatkan, upaya cepat di lokasi membuat api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar tempat kejadian. Satu sepeda motor juga sempat dilalap api hingga bagian bodinya hangus.
Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di kawasan permukiman padat maupun bangunan rentan terbakar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan