Ribuan Jemaah Diprediksi Padati Haul Datu Abulung, Pengamanan Dimatangkan

Rapat koordinasi lintas sektor digelar untuk mematangkan pengamanan, rekayasa lalu lintas, kantong parkir, posko kesehatan, dan pelayanan jemaah Haul Datu Abulung di Desa Sungai Batang.

BANJAR – Pengamanan dan rekayasa lalu lintas menjadi perhatian utama dalam persiapan Haul Syekh Abdul Hamid Abulung atau Datu Abulung di Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Jumat (22/05/2026). Kegiatan keagamaan tahunan itu diperkirakan kembali dipadati jemaah dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dan daerah sekitarnya.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Masjid Syekh Abdul Hamid Abulung, sebagaimana diwartakan Pemerintah Kecamatan Martapura Barat, Jumat (22/5/2026). Rapat itu melibatkan unsur kecamatan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), panitia haul, pengurus masjid, organisasi kemasyarakatan, dan relawan.

Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Martapura Barat diwakili Kepala Seksi (Kasi) Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Martapura Barat, Sufyan. Kehadiran Pemcam Martapura Barat dalam rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan haul berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Pembahasan rapat mencakup sejumlah titik krusial, mulai dari manajemen arus lalu lintas, pemetaan kantong parkir, penyiapan posko kesehatan, hingga pemenuhan konsumsi bagi jemaah. Seluruh aspek itu dinilai penting karena prosesi haul Datu Abulung setiap tahun selalu menarik perhatian masyarakat luas.

Unsur TNI dan Polri, termasuk Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), turut menyusun skema pengamanan serta rekayasa lalu lintas. Sementara itu, panitia, pengurus masjid, organisasi kemasyarakatan, dan relawan menyelaraskan pembagian tugas di lapangan.

Sufyan menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk mengantisipasi kepadatan jemaah, terutama di akses menuju Desa Sungai Batang. Ia juga menekankan pentingnya pengaturan jalur alternatif agar mobilitas masyarakat tetap terkendali selama acara berlangsung.

“Sinergi antara TNI, Polri, panitia, dan relawan harus berjalan solid agar potensi kemacetan di sepanjang akses menuju Desa Sungai Batang dapat diurai sejak awal. Kami juga berharap seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan dan ketertiban selama acara berlangsung,” ujarnya.

Melalui persiapan bersama tersebut, pelaksanaan Haul Syekh Abdul Hamid Abulung tahun ini diharapkan tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga aman, tertib, bersih, dan lancar bagi seluruh jemaah yang hadir. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com