Peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng dan Harkitnas ke-118 di Barito Utara menjadi momentum untuk mendorong generasi muda berpikir besar, bekerja keras, dan terus berinovasi.
BARITO UTARA – Generasi muda Kalimantan Tengah (Kalteng) didorong menjadi penggerak utama kemajuan daerah melalui keberanian berpikir besar, kerja keras, dan inovasi dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng sekaligus Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026.
Pesan itu mengemuka saat Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara Muhlis memimpin apel upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng dan Harkitnas ke-118 di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Muara Teweh, Sabtu (23/05/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta tamu undangan terkait.
Dalam amanatnya, Muhlis menekankan bahwa masa depan Kalteng tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada peran aktif generasi muda dalam menjawab tantangan zaman.
“Masa depan daerah ini bukan hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi oleh keberanian generasi mudanya untuk berpikir besar, bekerja keras, dan terus berinovasi,” tegasnya, sebagaimana dilansir Pemkab Barito Utara, Sabtu (23/05/2026).
Selain menyoroti peran generasi muda, Muhlis juga mengingatkan kembali pentingnya filosofi Huma Betang sebagai nilai dasar kehidupan masyarakat Kalteng. Filosofi itu dipandang sebagai pengikat kebersamaan dalam menjaga budaya, persatuan, lingkungan, dan masa depan generasi berikutnya.
Menurut dia, rumah besar hanya akan kokoh apabila seluruh penghuninya saling menjaga. Nilai tersebut menjadi relevan dalam memperkuat solidaritas masyarakat di tengah perubahan sosial dan tantangan pembangunan daerah.
Peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng yang dirangkai dengan Harkitnas ke-118 juga menjadi momentum untuk memperkuat optimisme kolektif. Seluruh elemen masyarakat diajak terus bekerja dan berbenah demi meninggalkan warisan pembangunan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
“Mari kita terus bekerja, terus berbenah, terus optimis karena setiap orang ada masanya. Dan ketika masa itu tiba, tugas kita adalah meninggalkan warisan yang lebih baik bagi generasi setelah kita,” tutupnya.
Momentum peringatan dua agenda penting tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bersama bahwa kemajuan Kalteng membutuhkan persatuan, kerja nyata, dan keberanian generasi muda untuk terus berinovasi. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan