Donald Trump menyatakan sebagian besar kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Iran, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz, telah melalui tahap negosiasi.
WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengklaim kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran sebagian besar telah melalui proses negosiasi, termasuk rencana pembukaan kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan energi dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan keamanan distribusi minyak global. Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran strategis bagi ekspor minyak dunia.
Trump menyebut proses negosiasi telah berjalan signifikan, sebagaimana diberitakan Medcom, Minggu (24/05/2026). Namun, belum dijelaskan lebih rinci mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam pembicaraan maupun tahapan kesepakatan yang telah dicapai.
Situasi hubungan antara AS dan Iran terus menjadi perhatian dunia internasional karena berpengaruh terhadap keamanan kawasan, harga energi global, dan stabilitas ekonomi internasional. Pembukaan kembali Selat Hormuz dinilai dapat menjadi langkah penting dalam menjaga kelancaran distribusi minyak mentah dunia. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan