Wabup Berau Gamalis meninjau Dermaga Sanggam untuk memastikan layanan transportasi perairan menuju Tarakan, Derawan, dan Maratua tetap aman, tertata, dan kondusif selama libur panjang.
BERAU – Kesiapan transportasi perairan menuju sejumlah rute utama dan destinasi wisata unggulan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau saat menghadapi libur panjang tujuh hari. Wakil Bupati (Wabup) Berau Gamalis meninjau Dermaga Sanggam, Selasa (26/05/2026), untuk memastikan pelayanan penumpang, angkutan barang, serta fasilitas dermaga berjalan aman dan kondusif.
Dalam peninjauan itu, Wabup Berau memantau langsung mobilisasi orang dan barang pada rute Tanjung Redeb menuju Tarakan, Maratua, dan Derawan. Ia menilai aktivitas masyarakat maupun wisatawan masih berjalan lancar, terutama pada jalur menuju kawasan wisata bahari unggulan di Berau.
“Secara umum kondisinya baik dan kondusif. Aktivitas masyarakat maupun wisatawan tetap berjalan lancar, terutama menuju kawasan wisata unggulan seperti Derawan dan Maratua,” ujarnya, sebagaimana dilansir Prokopim, Selasa, (26/05/2026).
Menurut Gamalis, libur panjang menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kualitas layanan transportasi perairan. Evaluasi itu diperlukan agar arus penumpang dan barang tidak hanya lancar, tetapi juga lebih tertata, aman, dan nyaman.
Berdasarkan data yang diterima, saat ini terdapat 29 armada speedboat yang beroperasi di Berau. Jumlah itu terdiri atas 10 armada bermesin dua dan 19 armada bermesin tiga. Rata-rata terdapat tiga armada reguler setiap hari, sedangkan rute menuju Tarakan dilayani tiga kali dalam sepekan dengan jumlah penumpang sekitar 30 hingga 40 orang per keberangkatan.
Gamalis mendorong agar seluruh armada penumpang ke depan minimal menggunakan dua mesin. Standar itu dinilai penting untuk memperkuat aspek keselamatan pelayaran, terutama pada jalur perairan yang menjadi akses utama masyarakat dan wisatawan.
Selain keselamatan penumpang, Wabup Berau juga menyoroti perlunya pemisahan angkutan barang dan penumpang. Menurut dia, penyediaan armada khusus barang dapat menjadi peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kenyamanan layanan di Dermaga Sanggam.
“Kita bisa memikirkan armada khusus untuk barang sehingga tidak bercampur dengan penumpang. Ini bisa menjadi peluang usaha sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi perairan,” katanya.
Dalam peninjauan tersebut, Gamalis turut meminta perhatian terhadap kebersihan kawasan dermaga dan ketersediaan informasi jadwal keberangkatan. Informasi yang mudah diakses dinilai penting agar penumpang dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
“Penumpang harus mengetahui dengan jelas kapan jadwal keberangkatan. Informasi seperti ini perlu disiapkan dengan baik agar pelayanan semakin optimal,” tambahnya.
Gamalis juga menginstruksikan agar speedboat milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang berada di sekitar area dermaga dipindahkan ke lokasi yang lebih sesuai. Langkah itu dilakukan untuk mendukung penataan kawasan Dermaga Sanggam sekaligus mengoptimalkan fungsi ruang tunggu bagi penumpang.
Penataan layanan di Dermaga Sanggam diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran transportasi perairan, terutama saat lonjakan aktivitas masyarakat dan wisatawan pada masa libur panjang. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan