Amerika Serikat menegaskan kesiapan militernya di kawasan Teluk sambil terus mengedepankan diplomasi untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) menegaskan tetap mempertahankan kesiapan militernya di kawasan Teluk di tengah upaya diplomatik yang masih berlangsung dengan Iran terkait program nuklir. Pemerintah AS menyatakan jalur perundingan tetap menjadi prioritas, namun opsi militer disebut tetap tersedia apabila tidak tercapai kesepakatan.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (Menhan AS) Pete Hegseth mengatakan militer AS berada dalam posisi yang lebih siap dibandingkan saat awal konflik dan dapat kembali terlibat apabila situasi mengharuskannya.
“Kami fokus pada kesiapan dan persiapan untuk kembali terlibat jika perlu,” kata Hegseth saat melakukan kunjungan ke Singapura.
Meski demikian, Hegseth menegaskan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump lebih mengedepankan penyelesaian melalui jalur diplomasi. Menurutnya, tujuan utama Washington tetap memastikan Iran tidak memiliki kemampuan untuk mengembangkan senjata nuklir.
“Target tersebut sama sekali tidak berubah,” kata dia.
Dalam keterangannya, Hegseth juga mengungkapkan bahwa pembicaraan antara pihak-pihak terkait menunjukkan perkembangan yang dinilai positif.
“Saya pikir mereka tahu ke mana arahnya,” ujarnya.
Terkait dinamika keamanan kawasan, Hegseth menyinggung posisi strategis Selat Hormuz yang selama ini menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.
“Mereka ingin mengatakan bahwa mereka mengendalikan Selat Hormuz, tetapi kitalah yang mengendalikannya,” tambah Hegseth, sebagaimana dilansir Detik pada Minggu, (31/05/2026).
Sebelumnya, saat menghadiri Dialog Shangri-La di Singapura, Hegseth menyatakan Trump masih memberikan ruang bagi proses diplomasi untuk menghasilkan kesepakatan yang menjamin Iran tidak memperoleh senjata nuklir. Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa AS masih menyeimbangkan pendekatan diplomatik dan kesiapan pertahanan guna menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan