Konferkab VI PWI Paser Soroti Profesionalisme Wartawan di Era Digital

Konferkab VI PWI Paser menjadi forum pemilihan ketua baru sekaligus momentum memperkuat profesionalisme, independensi, dan solidaritas wartawan di era digital.

PASER – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Paser menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) VI di Aula Kecamatan Tanah Grogot, Minggu (07/06/2026), sebagai forum pemilihan Ketua PWI Paser masa bakti 2026–2029 sekaligus konsolidasi organisasi menghadapi tantangan pers di era digital.

Dalam Konferkab VI PWI Paser tersebut, dua nama maju sebagai calon ketua, yakni M. Najib dan Tomi Wirahadi Wijaya. Keduanya akan bersaing memperebutkan kepemimpinan organisasi wartawan itu untuk tiga tahun ke depan.

Konferkab VI PWI Paser mengangkat tema memperkuat solidaritas dan profesionalisme wartawan dalam menjaga independensi pers di era digital.

Ketua PWI Kalimantan Timur (Kaltim) Abdurahman Amin menegaskan, profesionalisme merupakan prinsip utama yang harus dijaga insan pers. Menurutnya, profesionalisme wartawan tidak dapat dilepaskan dari kompetensi, etika, integritas, dan moralitas dalam menjalankan kerja jurnalistik.

“Profesionalisme menekankan kompetensi, etika, dan integritas wartawan. Profesionalisme wartawan penting untuk menjaga reputasi profesi secara keseluruhan”, ungkap Abdurrahman.

Abdurrahman juga menekankan pentingnya independensi wartawan. Ia menyebut independensi sebagai ruh pekerjaan jurnalistik yang menentukan kualitas dan keberpihakan produk berita kepada kepentingan publik.

“Wartawan harus independen agar berita yang dihasilkan objektif dan tidak memihak. Kalau wartawan sudah tidak independen, produk beritanya pasti diboncengi kepentingan pribadi atau kelompok. Di situ publik yang dirugikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Paser Asnan Latif menilai Konferkab VI PWI Paser bukan sekadar agenda rutin organisasi.

Menurut Asnan, forum tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi, mengevaluasi kinerja organisasi, dan menyusun program kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Peran jurnalis di era digital dan keterbukaan informasi sekarang ini sangat vital. Wartawan adalah pilar utama untuk memastikan masyarakat mendapat informasi yang akurat, objektif, dan mendidik,” imbuh Asnan.

Asnan juga berpesan agar siapa pun yang terpilih sebagai Ketua PWI Paser tetap menjaga kekompakan organisasi, memperkuat solidaritas, dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

“Tetap kompak dan solid serta menjaga marwah dan martabat profesi wartawan. Mari perkuat sinergi dengan pemerintah daerah, demi pembangunan dan kemajuan kabupaten Paser kedepan”, Pungkasnya.

Melalui Konferkab VI PWI Paser, kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa organisasi lebih solid, profesional, dan inovatif dalam menjawab tantangan dunia pers yang terus berubah di era digital. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com