Teror Penembakan di Israel Tengah, Netanyahu Gelar Rapat Darurat

Aparat keamanan Israel menyisir sejumlah lokasi setelah penembakan beruntun di Israel Tengah menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya.

TEL AVIV – Aparat keamanan Israel meningkatkan operasi penyisiran setelah penembakan beruntun di sejumlah lokasi di wilayah Israel Tengah menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya, Minggu (07/06/2026).

Insiden yang diduga sebagai serangan teror itu terjadi di beberapa titik dekat perbatasan Tepi Barat yang diduduki, sebagaimana dilansir Cnn Indonesia, Minggu (07/06/2026). Salah satu lokasi serangan yang dikonfirmasi polisi berada di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kawasan Kokhav Ya’ir.

Layanan ambulans Israel menyatakan korban tewas merupakan pria berusia 35 tahun yang mengalami luka tembak fatal. Sementara itu, lima korban luka telah dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.

Kepolisian Israel menyebut salah satu terduga pelaku telah berhasil “dinetralisir” di lokasi kejadian. Namun, aparat belum merilis identitas maupun motif pelaku.

Berdasarkan laporan media lokal Haaretz, penembakan terjadi secara beruntun di tiga titik terpisah di sepanjang “pembatas keamanan” yang memisahkan Israel dengan Kota Qalqilya, Palestina.

Laporan The Times of Israel menyebut otoritas keamanan telah menangkap satu tersangka lain yang diduga terlibat. Sementara itu, pengejaran terhadap pelaku lainnya masih terus dilakukan.

“Pasukan kepolisian dalam jumlah besar masih disiagakan di lokasi kejadian, dan operasi penyisiran intensif terus dilakukan,” tulis pernyataan resmi Kepolisian Israel.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu langsung menggelar rapat mendadak bersama jajaran petinggi militer dan intelijen untuk memantau perkembangan situasi keamanan di lapangan.

“Saya telah melakukan penilaian situasi keamanan dan terus memantau jalannya penanganan serangan penembakan mematikan ini,” ujar Netanyahu dalam keterangannya.

Di sisi lain, kelompok militan Palestina, Hamas, merilis pernyataan yang memuji aksi penembakan tersebut. Meski demikian, Hamas belum menyatakan bertanggung jawab secara langsung atas serangan tersebut.

Aparat keamanan Israel masih memperketat penjagaan di sekitar lokasi kejadian. Operasi lanjutan dilakukan untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang masih berkeliaran serta mencegah potensi serangan susulan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com