Neni Dorong Perempuan Bontang Perkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital

Wali Kota Bontang menegaskan pentingnya peran perempuan dalam memperkuat ketahanan keluarga, membentuk karakter anak, dan menghadapi tantangan era digital saat pengukuhan pengurus DWP masa bakti 2024–2029.

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mendorong perempuan untuk terus meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan perannya dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan ekonomi, perubahan kebijakan, serta perkembangan teknologi digital yang semakin kompleks.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Perangkat Daerah Kota Bontang masa bakti 2024–2029 yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (09/06/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua DWP Kota Bontang, Siti Slamet Mulyati, dan dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang Akhmad Suharto, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bontang Nur Khalbi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh pengurus DWP yang dilantik.

Dalam arahannya, Neni menegaskan DWP memiliki peran strategis sebagai mitra Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam mendukung pembangunan daerah, pelayanan masyarakat, dan penguatan keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, pengurus DWP dituntut aktif, kreatif, dan adaptif dalam menjalankan organisasi agar mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi keluarga maupun masyarakat.

“Kesuksesan seorang suami tidak terlepas dari dukungan dan doa istrinya. Karena itu, jadilah sumber ketenangan, semangat, dan kekuatan bagi keluarga,” ujar Neni, sebagaimana dilansir Ppid Setda, Selasa, (09/06/2026).

Neni juga menekankan pentingnya peran ibu dalam membentuk karakter anak, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta membangun ketahanan keluarga melalui komunikasi yang baik, kebersamaan, dan penanaman nilai moral serta agama sejak dini.

Selain itu, ia mengingatkan agar perempuan terus mengembangkan keterampilan dan kemampuan diri sehingga dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi keluarga, organisasi, maupun masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan peran utama dalam keluarga.

Prosesi pengukuhan pengurus DWP masa bakti 2024–2029 ditandai dengan penyematan pin organisasi dan penandatanganan berita acara sebagai simbol kesiapan menjalankan program kerja ke depan.

Di akhir arahannya, Neni mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, membudayakan semangat berbagi, memanfaatkan harta secara bijak, serta memperkuat pengawasan terhadap penggunaan teknologi digital guna melindungi anak-anak dari berbagai pengaruh negatif di era modern. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com