Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026 Diikuti 192 Atlet

Invitasi Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026 diikuti 192 atlet dari 13 klub asal Kaltara dan Berau sebagai ajang pembinaan menuju level nasional dan internasional.

BULUNGAN – Invitasi Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026 menjadi ajang penting untuk menjaring dan mengasah bibit atlet panahan Kalimantan Utara (Kaltara). Sebanyak 192 atlet dari 13 klub asal sejumlah kabupaten/kota di Kaltara dan Kabupaten Berau (Berau), Kalimantan Timur (Kaltim), ambil bagian dalam kejuaraan yang digelar di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, Kamis (11/06/2026).

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan atlet panahan menuju level provinsi, nasional, hingga internasional. Peserta datang dari Kota Tarakan, Bulungan, Kabupaten Nunukan (Nunukan), Kabupaten Malinau (Malinau), dan Berau.

Ketua penyelenggara sekaligus Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bulungan Mus Muliadi mengatakan, jumlah peserta menunjukkan antusiasme klub panahan di daerah untuk mengikuti ajang pembinaan dan kompetisi, sebagaimana diwartakan Antara, Kamis, (11/06/2026).

“Tercatat ada 192 atlet dari 13 klub yang berasal dari empat kabupaten/kota di Kaltara dan juga dari Berau, Kaltim,” ujar ketua penyelenggara sekaligus Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Bulungan, Mus Muliadi di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, Kaltara, Kamis.

Mus menjelaskan, peserta berasal dari empat klub asal Tarakan, tiga klub asal Bulungan, satu klub asal Nunukan, satu kontingen asal Malinau, dan empat klub asal Berau. Khusus Malinau, peserta yang dibawa merupakan kontingen yang diproyeksikan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Malinau itu membawa kontingen yang akan bertanding di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan yang tidak ikut yaitu Kabupaten Tana Tidung,” katanya.

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kejuaraan panahan di Bulungan menjadi ruang penting untuk mencari atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi lebih tinggi.

“Saya sangat bangga apresiasi pada Bupati Bulungan yang membuat kejuaraan panahan di Kabupaten Bulungan ini untuk mencari atlet-atlet panahan yang akan kita siapkan di tingkat nasional maupun tingkat internasional,” ujarnya.

Zainal menyebut Bulungan telah memiliki rekam jejak positif dalam pembinaan panahan. Daerah tersebut dinilai mampu melahirkan atlet berprestasi, termasuk peraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 dan peraih medali di kejuaraan nasional.

Melihat potensi tersebut, Zainal berencana menggelar kejuaraan panahan tingkat provinsi. Ajang itu diharapkan dapat membuka ruang kompetisi lebih luas sekaligus memperkuat pencarian bibit unggul atlet panahan dari berbagai daerah di Kaltara.

“Terima kasih kepada para pelatih, anak-anak saya, dan para atlet yang selalu semangat untuk melatih diri dalam olahraga panahan ini. Berlatih yang rajin untuk meraih prestasi yang gemilang,” pesannya.

Melalui Bulungan Series 2026, pembinaan panahan di Kaltara diharapkan semakin terarah dan berkelanjutan. Kejuaraan ini juga menjadi momentum memperkuat peran klub, pelatih, pemerintah daerah, dan Perpani dalam menyiapkan atlet muda agar mampu bersaing di panggung nasional maupun internasional. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com