Iran Tunda Pemakaman Ali Khamenei di Tengah Perang AS-Israel

Iran menunda pemakaman Ali Khamenei hingga setelah 10 hari pertama Muharam, di tengah perang yang masih berlangsung dan perkiraan kehadiran jutaan pelayat.

TEHERAN – Pemerintah Iran kembali menunda pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei setelah mempertimbangkan masa berkabung Muharam, situasi keamanan, dan eskalasi perang yang masih berlangsung setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari 2026.

Wali Kota Teheran Alireza Zakani mengatakan upacara pemakaman ditunda hingga 10 hari pertama Muharam berakhir. Keputusan itu membuat prosesi pemakaman diperkirakan baru digelar pada 10 hari kedua Muharam, yakni antara 26 Juni hingga 5 Juli 2026.

Penundaan tersebut menjadi perhatian karena otoritas Teheran sebelumnya memperkirakan sekitar 20 juta orang akan menghadiri prosesi pemakaman. Dengan jumlah massa sebesar itu, persiapan keamanan dan teknis pelaksanaan menjadi salah satu faktor penting di tengah situasi perang yang belum mereda.

Penundaan pemakaman itu, sebagaimana dilansir Cnn Indonesia, Kamis, (12/06/2026), juga dikaitkan dengan momentum berkabung umat Islam Syiah pada awal Muharam.

“[Ini] untuk memberi kesempatan kepada umat Islam menyelesaikan masa berkabung tahunan mereka atas wafatnya Imam Hussein, pemimpin Syiah awal yang dihormati yang gugur dalam pertempuran Karbala pada 680 M,” demikian laporan AFP dikutip Fars News, Kamis (12/06/2026).

Sebelumnya, Teheran sempat menjadwalkan pemakaman Khamenei pada 4 Maret 2026. Namun, agenda itu ditunda karena perang masih berkobar. Iran kemudian menjadwalkan ulang pemakaman pada tiga hari pertama Muharam, yang diperkirakan berlangsung pada 19 Juni 2026, tetapi rencana tersebut kembali tertunda.

Khamenei memimpin Iran selama 37 tahun. Ia tewas dalam serangan AS dan Israel pada 28 Februari 2026. Setelah serangan itu, Iran meluncurkan serangan balasan ke Israel dan pangkalan militer AS di sejumlah negara Arab.

Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) juga menutup jalur perdagangan global di Selat Hormuz sebagai tekanan terhadap pihak lawan. Penundaan pemakaman Khamenei kini memperlihatkan bahwa prosesi kenegaraan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga bagian dari dinamika politik dan keamanan Iran di tengah perang kawasan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com