Kunci Borgol Patah, Polisi di Surabaya Dievakuasi Damkar

Seorang anggota kepolisian di Surabaya harus meminta bantuan Damkar setelah borgol di tangannya macet akibat kunci patah saat perayaan ulang tahun.

JAWA TIMUR – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya kembali menunjukkan perannya dalam operasi penyelamatan nonkebakaran setelah membantu seorang anggota kepolisian melepas borgol yang macet akibat kunci patah.

Peristiwa itu dialami Fernandio Wahyu saat merayakan ulang tahun bersama teman-temannya di Surabaya. Borgol yang terpasang di tangan kanannya tidak bisa dibuka, sehingga ia mendatangi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Rayon 3 Rungkut untuk meminta bantuan petugas, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Jumat (12/06/2026).

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman DPKP Surabaya M. Rokhim mengatakan, insiden tersebut bermula dari candaan saat perayaan ulang tahun. Namun, situasi berubah ketika kunci borgol patah dan borgol tidak dapat dilepaskan secara mandiri.

“Ketika sedang ulang tahun, dia diborgol oleh teman-temannya. Saat akan dibuka, kunci borgol patah sehingga borgol tidak bisa dilepas,” kata Rokhim, Jumat (12/06/2026).

Setelah menerima permintaan bantuan, petugas Damkar melakukan proses evakuasi dengan memotong borgol menggunakan alat gerinda. Proses itu dilakukan secara hati-hati untuk menghindari luka pada tangan korban.

“Korban datang ke Rayon 3 Rungkut untuk meminta bantuan pelepasan. Kami bantu evakuasi dan alhamdulillah bisa kami tangani dengan aman,” ujarnya.

Proses pelepasan borgol berlangsung sekitar 45 menit. Borgol akhirnya berhasil dilepas dari tangan korban tanpa menimbulkan luka serius. Setelah itu, korban menyampaikan rasa lega dan terima kasih kepada petugas Damkar yang membantunya.

Rokhim mengatakan, masyarakat dapat menghubungi petugas Damkar jika menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan bantuan penyelamatan yang memerlukan penanganan cepat.

“Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan dan bantuan kedaruratan lainnya yang membutuhkan penanganan cepat,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak menggunakan alat pengaman seperti borgol untuk candaan, sekaligus menunjukkan bahwa layanan Damkar memiliki peran luas dalam penanganan kedaruratan dan penyelamatan warga. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com