Perintah penghentian hubungan dagang disampaikan Donald Trump setelah Spanyol menolak menaikkan anggaran pertahanan sesuai target yang didorong NATO.
WASHINGTON D.C – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent untuk menghentikan seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol sebagai respons atas penolakan Madrid menaikkan anggaran pertahanan sesuai target yang didorong Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO). Perintah tersebut disampaikan Trump saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Turki, Rabu (08/07).
Trump menilai sikap Pemerintah Spanyol di bawah Perdana Menteri Pedro Sánchez tidak sejalan dengan komitmen pertahanan negara-negara anggota NATO. Menurutnya, Spanyol gagal memenuhi ekspektasi aliansi dalam meningkatkan belanja pertahanan hingga 5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
“Spanyol adalah kasus yang sia-sia. Kami tidak ingin melakukan bisnis perdagangan apa pun dengan Spanyol lagi,” kata Trump, sebagaimana dilansir CNN Indonesia pada Rabu (08/07/2026) yang mengutip Euro News.
Dalam kesempatan yang sama, Trump juga menyampaikan instruksi langsung kepada Bessent di hadapan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dan awak media.
“Saya ingin Anda [Bessent] menghentikannya. Saya tidak ingin berurusan lagi dengan Spanyol. Putuskan seluruh perdagangan dengan Spanyol, termasuk kunjungan [bilateral],” ujar Trump seraya menoleh Bessent dikutip dari NBC News.
“Saya tidak ingin ada lagi perdagangan dengan mereka. Laksanakan segera. Jangan bicara dengan mereka. Mereka sudah tidak ada harapan lagi,” tambah Trump.
Laporan tersebut menyebut Bessent memberikan respons singkat dan menyatakan akan mematuhi arahan lisan Presiden AS.
Perbedaan sikap antara Washington dan Madrid mencuat setelah Sánchez menolak permintaan AS agar seluruh anggota NATO meningkatkan anggaran pertahanan menjadi 5 persen dari PDB. Berdasarkan keterangan Rutte, Spanyol saat ini mengalokasikan sekitar 2 persen dari PDB untuk sektor pertahanan, sehingga berada di peringkat ketujuh dari 32 negara anggota NATO.
Sementara itu, sumber di lingkungan Pemerintah Spanyol menyatakan Sánchez telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi tekanan dari Washington. Pemerintah Spanyol juga disebut membawa sejumlah data sebagai bahan tanggapan terhadap pernyataan Trump selama berlangsungnya KTT NATO di Ankara. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan