Greenland Kembali Jadi Sorotan, Uni Eropa Ingatkan Soal Hukum Internasional

Uni Eropa menegaskan kedaulatan Greenland harus dihormati setelah Donald Trump kembali menyatakan keinginan agar wilayah tersebut berada di bawah kendali Amerika Serikat.

BRUSSELS – Uni Eropa menegaskan bahwa masa depan Greenland merupakan hak Greenland dan Denmark, menyusul kembali mencuatnya pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menginginkan pulau otonom tersebut berada di bawah kendali AS.

Juru Bicara Uni Eropa, Olof Gill, menekankan prinsip kedaulatan dan keutuhan wilayah merupakan dasar hukum internasional. Pernyataan itu disampaikan sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Rabu (08/07/2026).

“Integritas wilayah, kedaulatan nasional dan perbatasan merupakan prinsip dasar hukum internasional,” kata Gill.

Dia lalu berujar, “Uni Eropa bersama orang-orang Denmark dan Greenland.”

Pernyataan tersebut muncul setelah Trump kembali mengemukakan keinginannya menguasai Greenland saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) North Atlantic Treaty Organization (NATO) di Turki.

“Greenland seharusnya dikendalikan Amerika Serikat, bukan Denmark,” kata Trump.

Menurut Trump, Denmark dinilai tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap Greenland sehingga memicu ketegangan dalam hubungan Amerika Serikat dengan negara-negara anggota NATO.

“Itulah yang merusak hubungan saya dengan NATO, karena Denmark tidak membantu Greenland,” kata dia.

Trump juga menyatakan Denmark tidak mengalokasikan anggaran yang memadai untuk Greenland, padahal wilayah tersebut dinilai memiliki arti strategis bagi Amerika Serikat. Ia mengaku memahami penolakan Denmark terhadap keinginan Washington, tetapi menilai AS telah mengeluarkan banyak biaya untuk membantu Denmark menghadapi Rusia.

Menanggapi pernyataan tersebut, Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, kembali menegaskan sikap pemerintahnya bahwa Greenland bukan wilayah yang dapat dialihkan kepemilikannya.

“Sudah menjadi posisi yang diketahui umum bahwa Amerika Serikat ingin memiliki dan mengambil alih Greenland,” ujar dia.

“Saya harap hal ini juga diketahui secara umum bahwa itu tidak akan terjadi,” imbuh Frederiksen. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com