Pemkab Paser Kebut Persiapan Kejuaraan Tenis Meja Internasional Perdana

Sebanyak 153 atlet dari Indonesia dan sejumlah negara telah terdaftar mengikuti Paser International Table Tennis Championship 2026 yang dibuka pada 20 Juli 2026.

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mematangkan persiapan Paser International Table Tennis Championship 2026 yang akan dibuka pada 20 Juli 2026. Kejuaraan tenis meja internasional perdana di Bumi Daya Taka itu sementara telah menarik 153 atlet dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Kamboja.

Jumlah peserta masih berpeluang bertambah karena panitia menunggu konfirmasi atlet dari Korea dan Jepang. Pendaftaran peserta baru akan ditutup pada 17 Juli 2026 atau tiga hari sebelum pembukaan kejuaraan.

Untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan, Pemkab Paser menggelar rapat koordinasi (rakor) di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Kamis (09/07/2026). Rakor dipimpin Bupati Paser Fahmi Fadli dan diikuti para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta panitia penyelenggara.

Ketua Pelaksana Paser International Table Tennis Championship 2026 sekaligus Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Paser, Arief Rahman, optimistis kejuaraan tersebut dapat berlangsung sukses.

“Ini event internasional perdana di Paser. Karena itu kami berharap semua persiapan bisa dimatangkan agar pelaksanaan nanti berjalan lancar dan membawa nama baik daerah,” kata Arief Rahman.

Arief menjelaskan, peserta dari dalam negeri merupakan atlet perwakilan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) dari berbagai daerah. Adapun peserta internasional yang telah terdaftar berasal dari Malaysia, Filipina, dan Kamboja.

Menurut dia, jumlah peserta masih bersifat dinamis hingga penutupan pendaftaran. Karena itu, seluruh OPD terkait diminta memaparkan peran dan bentuk dukungan masing-masing dalam menyukseskan kejuaraan.

“Data ini masih bisa berubah karena pendaftaran terakhir atlet jatuh pada 17 Juli nanti. Oleh karena itu, kami sengaja mengundang seluruh OPD terkait dalam rapat koordinasi ini untuk memaparkan peran serta dukungan mereka demi menyukseskan kegiatan,” imbuh Arief.

Sementara itu, Fahmi menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan tersebut menjadi bagian dari kebijakan sport tourism atau wisata olahraga yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ia meminta seluruh OPD memberikan dukungan penuh, termasuk menata kawasan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mengatur area parkir, serta mengendalikan harga hotel agar tidak melonjak selama kejuaraan berlangsung.

“Penataan UMKM dan parkir harus dilakukan agar memudahkan orang yang datang, membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Jangan sampai ada kesan negatif yang merusak nama baik daerah kita,” tegas Bupati Fahmi.

Pemkab Paser menargetkan Paser International Table Tennis Championship 2026 tidak hanya sukses dari sisi pertandingan dan penyelenggaraan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata Paser, meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, serta membuka peluang penyelenggaraan kejuaraan internasional lainnya pada masa mendatang. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com