Disdikbud Pontianak mengajak para ayah mengantar anak pada hari pertama sekolah sebagai bentuk dukungan moral sekaligus upaya memperkuat kolaborasi keluarga dan sekolah.
PONTIANAK – Hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 akan dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), para ayah di Kota Pontianak diimbau mendampingi anak ke sekolah pada Senin (13/07/2026).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak menilai kehadiran ayah tidak sekadar mengantar anak, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral yang dapat menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan percaya diri ketika anak memulai tahun ajaran baru.
Kebijakan tersebut, sebagaimana diberitakan Disdikbud Pontianak, Sabtu, (11/07/2026), telah disampaikan melalui surat edaran kepada seluruh kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta di Kota Pontianak.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Sri Sujiarti mengatakan keterlibatan ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna penting dalam membangun kedekatan emosional dengan anak sekaligus menumbuhkan semangat belajar.
“Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, kami ingin mendorong peran aktif ayah dalam mendampingi proses pendidikan anak. Kehadiran ayah pada hari pertama sekolah diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata yang memberikan rasa aman, nyaman, dan percaya diri bagi anak saat memulai kegiatan belajar,” ujarnya, Sabtu (11/07/2026).
Disdikbud Pontianak juga meminta seluruh satuan pendidikan menyampaikan informasi mengenai GAMAS kepada orang tua peserta didik. Sekolah diminta memfasilitasi kehadiran ayah atau wali laki-laki yang mengantar anak serta menyosialisasikan gerakan tersebut melalui media elektronik dan media sosial.
Menurut Sri, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam keberhasilan pendidikan. Karena itu, GAMAS diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial pada hari pertama sekolah, tetapi menjadi awal meningkatnya keterlibatan ayah dalam mendampingi proses pendidikan anak.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga. Kami berharap momentum hari pertama sekolah ini dapat menjadi awal semakin kuatnya kolaborasi antara orang tua, khususnya ayah, dengan sekolah dalam mendampingi pendidikan anak,” pungkasnya.
Kolaborasi yang semakin kuat antara keluarga dan sekolah diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan akademik, emosional, dan sosial anak selama menjalani tahun ajaran baru. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan