Kampung Inaran menjadi kampung pertama di Berau yang menuntaskan lima pilar STBM dan diharapkan menjadi contoh penerapan sanitasi bagi kampung serta kelurahan lainnya.
BERAU – Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, resmi menjadi kampung pertama di Kabupaten Berau (Berau) yang menuntaskan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Capaian tersebut diharapkan menjadikan Inaran sebagai contoh penerapan sanitasi terpadu bagi kampung dan kelurahan lain di Berau.
Deklarasi lima pilar STBM dilaksanakan dalam rangkaian Festival Budaya Neppa Pade sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-258 Kampung Inaran, Selasa (21/07/2026).
Lima pilar yang telah diterapkan meliputi penghentian buang air besar sembarangan, kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.
Kepala Kampung (Kakam) Inaran Amirullah mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah kampung, masyarakat, perangkat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, serta pihak ketiga yang memberikan pembinaan dan pendampingan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, sehingga kami bisa melaksanakan deklarasi lima pilar STBM yang pertama di Berau ini,” ungkapnya, sebagaimana dilansir Prokopim, Selasa, (21/07/2026).
Menurut Amirullah, deklarasi tersebut bukan akhir dari upaya membangun lingkungan yang sehat. Capaian itu justru menjadi titik awal untuk meningkatkan pembangunan, pelayanan publik, kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen dan terus meningkatkan capaian ini untuk mewujudkan Kampung Inaran yang lebih maju lagi,” ungkapnya.
Deklarasi tersebut turut dihadiri Asisten III Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau Maulidiyah yang mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Hadir pula anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Makmut HAPK dan anggota DPRD Berau Gideon Andris.
Mewakili Pemkab Berau, Maulidiyah mengapresiasi pemerintah kampung dan masyarakat Inaran yang mampu menjalankan seluruh pilar STBM. Menurutnya, capaian itu menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kampung, pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak pendamping.
Pemkab Berau berharap keberhasilan Inaran dapat mendorong kampung dan kelurahan lain menerapkan lima pilar STBM. Penerapan sanitasi secara menyeluruh dinilai penting untuk meningkatkan kesehatan lingkungan sekaligus derajat hidup masyarakat.
“Kami berharap ini menjadi motivasi bagi kampung lainnya, dalam menerapkan lima pilar STBM,” tandasnya.
Dengan keberhasilan tersebut, Kampung Inaran diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan lima pilar STBM, tetapi juga menjadi rujukan bagi wilayah lain dalam membangun kebiasaan hidup bersih, pengelolaan limbah yang lebih baik, dan lingkungan permukiman yang sehat. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan