Irak Tetap Ekspor Puluhan Juta Barel Minyak Meski Selat Hormuz Terganggu

Irak masih mempertahankan ekspor minyak melalui Selat Hormuz dan jalur pipa ke Turkiye meski konflik AS-Iran memengaruhi volume pengiriman.

BASRA – Arus ekspor minyak mentah irak Tetap Berlangsung meski konflik Antara Amerika Serikat (AS) dan Iran Berdampak pada aktivitas pelayaran di Selat Hormuz Dalam Periode 4 juli Hingga 4 Agustus 2026, negara Tersebut Masih mengirim lebih 30 Juta minyak Barel Melalui jalur Strategis Tersebut.

Data ekspor menunjukkan volume pengiriman memang mengalami penurunan dibandingkan kondisi sebelum konflik. Sebelumnya, Irak rata-rata mengekspor sekitar 105 juta barel minyak mentah setiap bulan melalui Selat Hormuz, terutama dari terminal minyak di wilayah selatan dekat Basra.

Meski terjadi pembatasan lalu lintas akibat situasi keamanan di kawasan, pengiriman minyak melalui Selat Hormuz masih terus berlangsung. Selain minyak Irak, pengapalan minyak asal Iran juga tetap tercatat melintasi jalur tersebut di tengah dinamika konflik, sebagaimana dilansir Al Jazeera, Selasa, (05/08/2026).

Kepala State Organization for Marketing of Oil (SOMO), Ali Nizar, memperkirakan volume ekspor Irak yang melintasi Selat Hormuz selama Juli berada pada kisaran 35,5 juta hingga 37 juta barel.

Selain mengandalkan jalur laut, Irak juga memanfaatkan pipa ekspor menuju Turkiye. Sekitar 7 juta barel minyak mentah dikirim melalui jaringan pipa Irak–Turkiye menuju terminal Ceyhan sebagai alternatif distribusi selama ketegangan di kawasan masih berlangsung.

Keberlanjutan ekspor tersebut menunjukkan sektor energi Irak masih mampu menjaga distribusi minyak ke pasar internasional meski aktivitas di salah satu jalur pelayaran terpenting dunia menghadapi tekanan akibat konflik geopolitik antara AS dan Iran. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com