ilustrasi

Diduga Tabung LPG Bocor, Kebakaran di Gambut Banjar Rusak Empat Rumah

Tujuh keluarga atau 17 jiwa terdampak kebakaran di Kecamatan Gambut, Banjar, yang menyebabkan tiga rumah rusak berat dan satu rumah rusak ringan tanpa menimbulkan korban jiwa.

BANJAR – Sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) atau 17 jiwa terdampak kebakaran yang mengakibatkan tiga rumah rusak berat dan satu rumah rusak ringan di Jalan Pemajatan Km 5, Rukun Tetangga (RT) 1, Rukun Warga (RW) 1, Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (06/08/2026). Tidak ada korban meninggal maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Dugaan awal mengarah pada kebocoran tabung liquefied petroleum gas (LPG). Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada pagi menjelang siang. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 10.15 Waktu Indonesia Tengah (Wita).

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana DPKP Banjar Muhammad Kasyaf, sebagaimana dilansir Wartabanjar, Kamis, (06/08/2026), mengatakan petugas Sektor Gambut langsung menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat.

”Petugas Sektor Gambut yang menerima laporan dari masyarakat langsung bergerak ke lokasi,” ujarnya.

DPKP Banjar mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan pemasok air untuk melakukan penanganan bersama relawan pemadam kebakaran di lokasi.

”Setiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman hingga proses pendinginan dinyatakan aman. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.24 Wita,” ungkapnya.

Berdasarkan pendataan petugas, tiga rumah mengalami kerusakan berat. Rumah-rumah tersebut dihuni keluarga Muhammad Yannor dan Rusnah, Busri bersama Muhammad Sardiansyah, serta Rahmat Hidayat bersama Noorhasanah.

Sementara itu, rumah milik Muhammad Faridi mengalami kerusakan ringan. Secara keseluruhan, kebakaran berdampak terhadap tujuh KK atau 17 jiwa.

Kasyaf menyebut kolaborasi petugas dan relawan membantu mencegah kobaran api menjalar lebih luas ke permukiman di sekitar lokasi.

”Dengan kerja sama yang baik bersama pemadam relawan, api dapat dipadamkan dengan cepat sehingga tidak meluas ke bangunan sekitar,” jelasnya.

Meski api telah berhasil dikendalikan, nilai kerugian material akibat kebakaran belum diketahui. Petugas juga belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut karena masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

”Untuk informasi awal memang mengarah pada dugaan kebocoran tabung LPG. Namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Hasil penyelidikan pihak berwenang diperlukan untuk memastikan sumber api sekaligus menjadi dasar pencegahan kejadian serupa. Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi tabung, regulator, dan instalasi LPG di rumah untuk mengurangi risiko kebakaran. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com