ilustrasi

Api Ancam Permukiman Pantai Amal, Empat Hektare Lahan Terbakar

Petugas gabungan membutuhkan waktu hampir lima jam untuk memadamkan kebakaran lahan seluas empat hektare di Pantai Amal yang berjarak sekitar 500 meter dari permukiman warga.

TARAKAN – Kebakaran lahan seluas sekitar empat hektare di Jalan Padat Karya, Rukun Tetangga (RT) 02, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Jumat (21/08/2026) malam, sempat mengancam permukiman warga yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi. Petugas gabungan membutuhkan waktu hampir lima jam untuk mengendalikan api yang membakar rumput dan semak kering di lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan tersebut.

Api diketahui muncul sekitar pukul 18.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Kondisi lahan yang mengering akibat musim kemarau dan tiupan angin membuat api cepat menjalar sehingga petugas tidak hanya memusatkan pemadaman pada titik utama, tetapi juga berupaya mencegah kobaran merambat ke kawasan lain.

Komando Distrik Militer (Kodim) 0907/Tarakan mengerahkan empat personel dan satu unit mobil pemadam untuk membantu penanganan bersama sejumlah instansi dan relawan.

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0907/Tarakan Danan Wisnubrata mengatakan, sebagaimana dilansir Antara, Sabtu, (22/08/2026), personelnya langsung dikerahkan setelah menerima informasi mengenai kebakaran di Pantai Amal.

“Memang beberapa kali kita turun bersama-sama dengan instansi terkait untuk membantu pemadaman di beberapa titik. Seperti malam ini, begitu ada kejadian di Pantai Amal, personel langsung digerakkan untuk membantu,” kata Danan di Tarakan, Sabtu.

Menurut Danan, vegetasi berupa rumput dan semak belukar yang mengering membuat api relatif mudah menyebar, terutama ketika disertai hembusan angin.

“Kalau melihat kondisi lahannya memang cukup kering. Apalagi ada angin, api bisa cepat berpindah. Jadi yang dilakukan di lapangan bukan hanya memadamkan titik yang terbakar, tetapi juga mengantisipasi supaya tidak meluas,” ujarnya.

Pemadaman melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan tiga mobil tangki air dan tiga pompa pemadam, Palang Merah Indonesia (PMI), Kepolisian Sektor (Polsek) Tarakan Timur, Pos Angkatan Laut (Posal), relawan Kolaborasi Relawan Kebakaran (Kolakar), perangkat kelurahan, serta masyarakat. Kolakar merupakan kelompok relawan yang turut dilibatkan BPBD Tarakan dalam penanganan kebakaran.

Pembagian tugas dilakukan untuk mempercepat penanganan. Sebagian personel memadamkan kobaran, sementara unsur lainnya memastikan pasokan air tersedia dan mengawasi kemungkinan munculnya api di sekitar lokasi.

“Di lapangan semua saling membantu. Ada yang menangani pemadaman, ada yang menyuplai air, dan ada juga yang memantau titik-titik di sekitar lokasi. Polanya seperti itu supaya pekerjaan lebih cepat,” kata Danan.

Ancaman terhadap permukiman menjadi salah satu perhatian petugas karena rumah warga terdekat hanya berjarak sekitar 500 meter dari lahan yang terbakar. Arah pergerakan api terus dipantau agar kobaran tidak mendekati kawasan hunian.

“Kita juga melihat arah api dan jaraknya dengan permukiman. Jangan sampai kebakaran lahan seperti ini kemudian merambat dan menimbulkan dampak ke rumah warga,” kata Danan.

Setelah hampir lima jam pemadaman, api berhasil dikendalikan pada pukul 22.45 WITA. Petugas BPBD, PMI, dan Kolakar meninggalkan lokasi sekitar pukul 23.27 WITA setelah kondisi dinyatakan aman dan terkendali.

Danan mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan api secara sembarangan di sekitar lahan, terutama selama musim kemarau ketika rumput dan semak berada dalam kondisi kering serta mudah terbakar.

“Kalau memang ada aktivitas di sekitar lahan, jangan sampai menggunakan api sembarangan. Kondisi seperti sekarang cukup rawan. Sekali api membesar dan kena angin, penanganannya bisa jauh lebih sulit,” pungkasnya.

Pemadaman yang berlangsung hingga hampir lima jam menunjukkan tingginya risiko kebakaran pada lahan kering saat kemarau. Kewaspadaan masyarakat dan respons cepat petugas diharapkan dapat mencegah kebakaran serupa meluas hingga mengancam permukiman dan fasilitas di sekitar Pantai Amal. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com