Rusia Buru Putra Menkes AS Conor Kennedy

Conor Kennedy masuk daftar buronan internasional Rusia setelah dituduh terlibat dalam pertempuran bersama pasukan Ukraina di Kharkiv pada 2022 dan terancam hukuman hingga 10 tahun penjara.

MOSKOW – Langkah hukum Rusia terhadap Conor Kennedy memasuki tahap baru setelah Pengadilan Distrik Basmanny di Moskow memerintahkan penangkapannya secara in absentia. Putra Menteri Kesehatan Amerika Serikat (AS) Robert F. Kennedy Jr. itu masuk dalam daftar buronan internasional Rusia setelah dituduh terlibat dalam pertempuran bersama pasukan Ukraina di wilayah Kharkiv pada 2022.

Perintah penangkapan tersebut diajukan oleh jaksa penuntut Rusia dan kemudian dikuatkan Pengadilan Kota Moskow setelah proses banding berlangsung secara tertutup. Tuduhan terhadap Conor berkaitan dengan dugaan keterlibatannya sebagai tentara atau relawan bersenjata dalam konflik Rusia-Ukraina.

Sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Jumat (21/08/2026), dokumen penuntut menyebut Conor berpartisipasi dalam pertempuran bersenjata melawan personel Rusia di wilayah Kharkiv. Rusia menggunakan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Pidana Federasi Rusia sebagai dasar hukum dalam perkara tersebut.

Jika ditangkap atau diekstradisi ke Rusia, Conor terancam hukuman penjara selama tujuh hingga 10 tahun. Namun, proses penangkapan terhadapnya dinilai menghadapi kendala karena Conor berada di luar wilayah Rusia.

Kasus tersebut bermula dari keterlibatan Conor dalam Legiun Internasional Ukraina pada 2022. Ia dilaporkan melakukan perjalanan ke Eropa Timur dan kemudian menuju Ukraina untuk bergabung dengan kelompok tersebut setelah memutuskan ikut membantu Ukraina dalam perang.

Conor disebut tidak memiliki pengalaman militer maupun pelatihan taktis sebelum bergabung. Setelah menjalani pelatihan infanteri, ia ditugaskan sebagai penembak senapan mesin dan ditempatkan di garis depan wilayah Kharkiv.

Selama menjalankan tugas, Conor memilih merahasiakan keterlibatannya dari sebagian besar keluarga dan orang-orang terdekatnya. Ia juga disebut beroperasi secara anonim untuk menghindari perlakuan khusus maupun risiko keamanan terhadap pasukannya.

Conor menghabiskan sekitar 2,5 hingga empat bulan bersama pasukan Ukraina sebelum kembali ke Amerika Serikat. Penyelidikan yang kemudian dilakukan Rusia menjadi bagian dari proses hukum terhadap sejumlah warga negara asing yang disebut pernah terlibat dalam pertempuran bersama pasukan Ukraina.

Masuknya Conor dalam daftar buronan internasional membuat konsekuensi hukum atas keterlibatannya dalam perang 2022 kembali mencuat. Perkara tersebut sekaligus memperluas dampak konflik Rusia-Ukraina terhadap warga negara asing yang pernah bergabung dalam pasukan atau kelompok bersenjata di Ukraina. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com