Kemnaker membuka pendaftaran mitra MagangHub hingga 31 Agustus 2026 sebelum pendaftaran peserta dari lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi dimulai pada 3 September.
JAKARTA – Kesempatan mengikuti Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 memasuki tahap persiapan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran perusahaan serta kementerian/lembaga sebagai mitra penyelenggara pada 21-31 Agustus 2026, sebelum pendaftaran peserta dari kalangan lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi dimulai 3 September 2026.
Mitra yang lolos akan menyediakan posisi pemagangan sekaligus melakukan proses rekrutmen peserta. Karena itu, perusahaan dan kementerian/lembaga yang berminat hanya memiliki waktu hingga 31 Agustus 2026 untuk mendaftar dan mengusulkan program yang akan ditawarkan melalui MagangHub.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, sebagaimana dilansir Biro Humas Kemnaker, Sabtu, (22/08/2026), mengatakan keterlibatan dunia usaha dan instansi pemerintah diperlukan untuk memperluas kesempatan lulusan memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi.
“Kemnaker mengajak perusahaan, kementerian, atau lembaga untuk turut berpartisipasi dalam Program Pemagangan Nasional demi memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Yassierli melalui Siaran Pers Biro Humas, Sabtu (22/08/2026).
Calon mitra diwajibkan memiliki akun Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan (SIAPKerja), yakni ekosistem digital layanan ketenagakerjaan Kemnaker. Mitra juga harus menunjuk seorang pegawai yang tercatat dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) sebagai admin penyelenggara pemagangan.
Melalui admin tersebut, perusahaan melakukan pendaftaran secara mandiri di laman resmi MagangHub. Dokumen yang perlu dilengkapi meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB) atau kode pendaftaran WLKP, data pimpinan perusahaan, surat penunjukan admin, serta surat pernyataan kesediaan menjadi mitra penyelenggara.
Selain memenuhi persyaratan administrasi, calon mitra harus mengusulkan program pemagangan secara terperinci. Usulan tersebut mencakup posisi yang tersedia, persyaratan program studi, lokasi pemagangan, jumlah peserta yang dibutuhkan, deskripsi posisi, jumlah hari pemagangan, hingga hari libur dalam satu minggu.
Setelah pendaftaran mitra ditutup, Kemnaker akan melakukan verifikasi pada 1-3 September 2026. Hasil verifikasi menjadi dasar penetapan perusahaan maupun kementerian/lembaga yang berhak menjadi penyelenggara pemagangan.
“Setelah proses pendaftaran dan pengusulan program, kami akan melakukan verifikasi terhadap calon mitra penyelenggara pada 1–3 September 2026. Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar penetapan mitra penyelenggara pemagangan sebelum ke mudian diumumkan melalui laman MagangHub,” kata Yassierli.
Tahapan berikutnya beralih kepada calon peserta. Pendaftaran peserta dijadwalkan berlangsung pada 3-8 September 2026, dilanjutkan proses rekrutmen dan pengusulan peserta oleh mitra penyelenggara pada 9-15 September 2026.
Peserta yang diusulkan selanjutnya menjalani proses seleksi dan penetapan pada 16-18 September 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 18 September 2026.
Rangkaian tersebut diharapkan mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dan instansi dengan lulusan perguruan tinggi maupun pendidikan profesi yang membutuhkan pengalaman praktis. Perluasan jumlah mitra menjadi salah satu faktor penting agar pilihan posisi, bidang, serta lokasi pemagangan yang tersedia bagi peserta semakin beragam. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan