Perpustakaan Daerah Kukar Buka Fasilitas Gratis untuk Masyarakat

Perpustakaan Daerah Kukar membuka ruang pelatihan, aula, layanan multimedia, hingga berbagai fasilitas lainnya secara gratis untuk mendorong perpustakaan menjadi pusat aktivitas dan pemberdayaan masyarakat.

KUTAI KARTANEGARA – Perpustakaan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membuka berbagai fasilitas secara gratis bagi masyarakat dan komunitas untuk menggelar pelatihan, diskusi, seminar, hingga kegiatan sosial dan edukasi. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya mengubah fungsi perpustakaan dari sekadar tempat membaca menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar, Nur Azizah Abdul Bahri, mengatakan masyarakat maupun komunitas dapat memanfaatkan sejumlah fasilitas yang tersedia, termasuk ruang pelatihan dan kegiatan lainnya.

“Boleh semua berkegiatan di perpustakaan. Kita mau mengubah mindset perpustakaan, dari yang biasa hanya untuk membaca menjadi pusat kegiatan masyarakat,” kata Nur Azizah saat ditemui di kantornya, Rabu (30/09/2026).

Menurut Nur Azizah, masyarakat yang memiliki keahlian dan ingin mengadakan pelatihan, tetapi terkendala tempat, dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan tanpa dipungut biaya.

Salah satu kegiatan yang telah memanfaatkan fasilitas tersebut ialah pelatihan bahasa Inggris bagi anak-anak. Kegiatan itu menggunakan ruang layanan anak sebagai tempat belajar.

Nur Azizah menjelaskan, kegiatan tetap dapat berlangsung meskipun peserta secara mandiri memberikan biaya kepada pengajar. Perpustakaan hanya menyediakan tempat tanpa memungut biaya penggunaan fasilitas.

“Kami siapkan tempat gratis. Praktis seperti itu. Dan kita anggap mereka pengunjung. Kenapa? Kami saling membutuhkan,” ujarnya.

Selain menyediakan ruang kegiatan, Perpustakaan Daerah Kukar yang berlokasi di Jalan Danau Semayang Nomor 100, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, juga memiliki layanan multimedia yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

Perpustakaan tersebut turut menyediakan layanan sirkulasi dan ruang baca umum dengan koleksi buku fiksi dan nonfiksi. Layanan koleksi remaja disiapkan bagi pengunjung usia remaja, sedangkan layanan anak dan disabilitas menyediakan koleksi bacaan anak serta fasilitas berupa buku Braille dan buku audio.

Untuk jenis koleksi tertentu, perpustakaan menyediakan layanan referensi yang hanya dapat dimanfaatkan untuk membaca di tempat. Kebijakan itu diterapkan karena jumlah beberapa judul terbatas serta kondisi bahan pustaka yang perlu dijaga.

Masyarakat yang ingin meminjam buku untuk dibawa pulang dapat menggunakan layanan keanggotaan. Sementara pengunjung yang belum terdaftar sebagai anggota tetap dapat membaca koleksi yang tersedia di dalam perpustakaan.

Fasilitas ruang serbaguna dan aula juga dapat digunakan untuk seminar, diskusi, pelatihan, maupun kegiatan komunitas sesuai ketentuan penggunaan yang berlaku. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan perguruan tinggi disebut telah memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berbagai kegiatan.

Perpustakaan Daerah Kukar melayani masyarakat pada Senin hingga Kamis mulai pukul 08.00 hingga 12.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Setelah istirahat pukul 12.00 hingga 13.00 WITA, pelayanan kembali dibuka hingga pukul 16.30 WITA.

Pada Jumat, pelayanan dibuka pukul 08.00 hingga 11.30 WITA. Sementara pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, Perpustakaan Daerah Kukar tidak membuka layanan. Dengan pemanfaatan fasilitas yang lebih luas, perpustakaan diharapkan semakin berkembang sebagai ruang belajar, interaksi, dan pemberdayaan masyarakat. [] (ADV)

Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *