Sebanyak 140 siswi di IKN mengikuti AFC Women’s Football Day 2026 sebagai upaya mendorong kesetaraan dan pengembangan sepak bola putri sejak usia dini.
NUSANTARA – Momentum Hari Kartini dimanfaatkan untuk mendorong kesetaraan dalam olahraga melalui AFC Women’s Football Day 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan melibatkan 140 siswi sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) dari wilayah delineasi IKN, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Training Center IKN ini menjadi bagian dari inisiatif Asian Football Confederation (AFC) yang berkolaborasi dengan PSSI dan Otorita IKN. Fokus utama kegiatan ini adalah membuka akses dan ruang partisipasi bagi anak-anak perempuan dalam dunia sepak bola sejak usia dini.
Direktur Teknik PSSI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Jacksen F. Thiago menegaskan pentingnya menciptakan ruang inklusif bagi anak perempuan untuk berkembang dalam olahraga.
“Hari ini kita menggelar sebuah event yang berhubungan dengan Hari Kartini. Bagaimana kita menciptakan sebuah environment untuk putri kita di usia tersebut (kelompok U-12) agar bisa enthusiast menjadi bagian dari dunia sepak bola,” ujarnya.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono yang membuka langsung kegiatan tersebut melalui kick off festival grassroots AFC Women’s Football Day 2026 menilai sepak bola perempuan kini memiliki peluang lebih luas untuk berkembang hingga level kompetisi.
“Sebelumnya sepak bola putri hanya untuk lucu-lucu, sekarang kita dapat berpartisipasi untuk kompetisi. Di Kalimantan Timur, saya menyampaikan akan mendukung pengembangan sepak bola untuk kemajuan di wilayah ini. Saya sudah bilang ke Pak Jacksen F. Thiago untuk membuat kalender event di Kalimantan Timur. Kita harus olahraga, bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk prestasi,” tegas Basuki, sebagaimana diberitakan Nusantara, Selasa (21/04/2026).
Ia juga mendorong para peserta untuk menjadikan atlet perempuan Indonesia berprestasi sebagai inspirasi dalam mengembangkan potensi diri di bidang olahraga.
Selain itu, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Penajam Paser Utara (PPU) serta Executive Committee (Exco) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim, Alimuddin, menyampaikan pesan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi terkait pentingnya kesetaraan dalam sepak bola.
“Kita bersama-sama merayakan AFC Women’s Football Day sekaligus hari kartini yang mengajarkan kita kesetaraan. Kita juga didukung oleh para pelatih, bukan hanya pria, tetapi termasuk lima pelatih wanita. Ini merupakan komitmen PSSI dalam mendorong kemajuan sepak bola wanita sesuai dengan nilai-nilai, salah satunya dari ibu kita, RA Kartini,” tutupnya setelah mewakili Sekjen PSSI tersebut.
Antusiasme kegiatan juga dirasakan oleh para pendamping peserta. Salah satu guru dari SD 011 Samboja Barat, Masriah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sekaligus berharap keberlanjutannya.
“Saya baru pertama ke sini (PSSI Training Center IKN), fasilitasnya cukup baik. Dari kegiatan ini, tentu semoga kegiatan ini tidak terputus dan dapat berlanjut ke depannya,” ulasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesetaraan gender dalam olahraga sekaligus membangun kepercayaan diri generasi muda perempuan agar berani berpartisipasi dan berprestasi di bidang sepak bola. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan