Pelantikan pengurus YJI Bontang masa bakti 2026–2031 menjadi momentum penguatan gerakan hidup sehat dan pencegahan penyakit jantung di tengah masyarakat.
BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyoroti pentingnya penguatan budaya hidup sehat di tengah meningkatnya ancaman penyakit tidak menular. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pelantikan pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Bontang masa bakti 2026–2031 yang digelar di Auditorium 3D Awang Long, Rabu (06/05/2026).
Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Agus Haris mengatakan pembangunan sumber daya manusia yang produktif harus dibarengi dengan kondisi kesehatan masyarakat yang baik. Karena itu, upaya pencegahan penyakit jantung dan peningkatan kesadaran hidup sehat dinilai menjadi kebutuhan penting menuju Indonesia Emas 2045.
Agenda pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua YJI Kalimantan Timur (Kaltim) Wahyu Seno Aji, Ketua YJI Bontang Nur Kalbi Agus Haris, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Agus Haris menekankan pentingnya membangun pola hidup sehat sejak lingkungan keluarga melalui langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.
“Mari kita mulai dari diri sendiri, dari keluarga, untuk membangun masyarakat yang sehat,” ujarnya sebagaimana dilansir Ppid Setda, Rabu (06/05/2026).
Menurutnya, YJI memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, termasuk melalui aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki dan penguatan kegiatan berbasis masyarakat hingga tingkat kelurahan dan kecamatan.
Pelantikan pengurus dilakukan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) dan penyematan pin kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan.
Ketua YJI Bontang Nur Kalbi Agus Haris menyatakan pihaknya berkomitmen menjalankan amanah organisasi dengan mendorong program promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.
Program tersebut di antaranya penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), pengaktifan senam bersama, hingga pembentukan klub jantung sehat sebagai upaya menekan risiko penyakit jantung di lingkungan masyarakat.
Kegiatan pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara, pemberian ucapan selamat kepada pengurus baru, dan sesi foto bersama. Kehadiran kepengurusan baru YJI Bontang diharapkan mampu memperkuat edukasi kesehatan masyarakat serta meningkatkan kesadaran pentingnya pola hidup sehat di Kota Bontang. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan