Seorang pelajar perempuan di HST meninggal dunia setelah diduga tersengat listrik dari pintu kamar mandi berbahan seng saat rumahnya masih terendam banjir.
HULU SUNGAI TENGAH – Keselamatan instalasi listrik di rumah warga kembali menjadi perhatian setelah seorang pelajar perempuan di Kelurahan Barabai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat kondisi kamar mandi rumahnya masih terendam banjir, Kamis (21/05/2026) sekitar pukul 20.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA).
Korban diketahui bernama Dina Ardellia Syafa, pelajar berusia 14 tahun yang tinggal di Gang Sawahan, Rukun Tetangga (RT) 04/Rukun Warga (RW) 04, Kelurahan Barabai Utara. Peristiwa itu terjadi setelah korban selesai memandikan adiknya di kamar mandi.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat, Abdul Hamid, mengatakan korban diduga tersengat listrik saat memegang pintu kamar mandi berbahan seng. Kondisi kamar mandi saat itu masih tergenang banjir sehingga diduga memperbesar risiko aliran listrik menyebar ke bagian yang tersentuh korban, sebagaimana diberitakan Radarbanjarmasin, Kamis, (21/05/2026).
“Korban saat itu memegang pintu kamar mandi yang terbuat dari seng. Diduga ada kabel listrik yang terkoyak sehingga arus listrik mengalir ke pintu dan menyebabkan korban tersengat,” ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Damanhuri Barabai untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, berdasarkan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia.
“Diduga korban meninggal di tempat sebelum sempat mendapatkan penanganan medis,” katanya.
Peristiwa ini kemudian ditangani Kepolisian Resor (Polres) HST untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami penyebab pasti kejadian, termasuk dugaan adanya kabel listrik yang rusak hingga menyebabkan arus listrik mengalir ke pintu kamar mandi.
Kasus tersebut menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama saat rumah terdampak banjir. Pemeriksaan kabel, sakelar, dan perangkat listrik dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan