gambar ilustrasi

Terhalang Mobil, Dua Motor Bertabrakan di Jalan Hasan Basri Banjarmasin

Dua sepeda motor bertabrakan di area putar balik Jalan Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin Utara, hingga seorang pengendara perempuan mengalami patah kaki.

BANJARMASIN – Area putar balik di Jalan Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadi sorotan setelah dua pengendara sepeda motor bertabrakan, Jumat (22/05/2026) sekitar pukul 09.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).

Kecelakaan itu melibatkan seorang perempuan pengendara sepeda motor Honda BeAT merah dan seorang pria pengendara Honda CB. Insiden terjadi tepat di seberang gedung Whit Zone ketika pengendara BeAT diduga hendak menyeberang melalui jalur putar balik.

Peristiwa bermula saat pengendara BeAT datang dari arah Bundaran Kayu Tangi. Pada saat bersamaan, pengendara Honda CB melaju dari arah Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Keberadaan sebuah mobil di lokasi disebut sempat menutup pandangan pengendara CB terhadap pengendara BeAT.

Saat pengendara BeAT bergerak ke sisi kiri mobil, motor CB yang melintas tidak sempat menghindar. Benturan pun terjadi hingga kedua pengendara terjatuh di badan jalan, sebagaimana diberitakan Banjarmasin Post, Jumat, (22/05/2026).

“Saya di samping kiri mobil, ibu itu langsung saja menyeberang. Harusnya berhenti dulu karena ada mobil. Saya tidak tahu, tiba-tiba dia muncul,” ujar pengendara Honda CB yang turut terjatuh akibat insiden tersebut.

Akibat kecelakaan itu, pengendara BeAT mengalami patah tulang pada kaki kiri. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kaki kirinya yang patah, dia mau nyebrang tidak lihat ada mobil, terus kena sentuh motor,” kata Ate, warga yang berada di lokasi kejadian.

Kecelakaan tersebut sempat menimbulkan kemacetan di sekitar Jalan Brigjen Hasan Basri. Warga yang berada di lokasi ikut membantu proses penanganan awal hingga arus lalu lintas perlahan kembali normal setelah evakuasi dilakukan.

Insiden ini menjadi pengingat bagi pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di area putar balik, terutama ketika pandangan terhalang kendaraan lain. Kewaspadaan di titik rawan lalu lintas diperlukan untuk mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com