Pemkab HSS bersama BPMP Kalsel menggelar tiga bimtek untuk memperkuat kompetensi pengelola PAUD dan pendidikan nonformal serta mendorong penerapan hasil pelatihan di satuan pendidikan.
HULU SUNGAI SELATAN – Peningkatan kemampuan pengelola satuan pendidikan menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui tiga bimbingan teknis (bimtek) yang menyasar pengelola pendidikan anak usia dini hingga pendidikan nonformal.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HSS bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut berlangsung di BPMP Kalsel, Banjarbaru, Rabu (26/8/2026). Program ini diarahkan agar pengelola satuan pendidikan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperbaiki layanan pendidikan di lingkungan masing-masing, sebagaimana diberitakan Antara, Kamis (27/08/2026).
Tiga bimtek yang diselenggarakan mencakup manajemen ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), manajemen kepala sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta PAUD Holistik Integratif (PAUD HI).
Bunda PAUD HSS Mustaidah Syafrudin Noor mengatakan setiap kegiatan memiliki sasaran peserta berbeda, tetapi diarahkan pada tujuan yang sama, yakni memperkuat pengelolaan satuan pendidikan agar pelayanan kepada anak dan masyarakat semakin baik.
“Ketiga bimtek ini memiliki sasaran peserta yang berbeda, namun bertujuan sama, yaitu meningkatkan kualitas pengelolaan satuan pendidikan agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anak dan masyarakat,” kata Bunda PAUD HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor saat membuka kegiatan.
Menurut dia, materi yang diberikan dalam bimtek diharapkan tidak berhenti pada pemahaman peserta selama kegiatan. Pengetahuan tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan dan diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
“Yang terpenting bukan hanya mengikuti bimtek, tetapi bagaimana ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata. Mulai dari hal-hal sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan masyarakat,” ujarnya.
Selain penerapan materi, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta membagikan praktik baik dalam pengelolaan pendidikan. Peserta berasal dari unsur kepala sekolah, pengelola PKBM, kepala SKB, pengawas, penilik, dan tenaga pendidik.
Mustaidah juga menyampaikan apresiasi kepada para pengelola dan tenaga pendidikan yang terus berkomitmen memberikan layanan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap kompetensi para pengelola satuan pendidikan semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan tata kelola pendidikan yang lebih baik, dan berkualitas di Kabupaten HSS,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Disdikbud HSS Ronaldy P Putra beserta jajaran, Kepala BPMP Kalsel Santoso, pengawas taman kanak-kanak (TK), penilik pendidikan nonformal, kepala satuan PAUD, kepala SKB, serta ketua PKBM se-HSS.
Peningkatan kapasitas pengelola pendidikan diharapkan dapat berlanjut pada perbaikan tata kelola dan mutu layanan di masing-masing satuan pendidikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh anak-anak dan masyarakat HSS. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan