Pemasangan 12 rambu chevron dan rencana penambahan rambu batas kecepatan ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan pengemudi di ruas rawan kecelakaan Km 71,5 Batulicin-Banjarbaru.
TANAH BUMBU – Sebanyak 12 titik rambu chevron dipasang untuk memperkuat keselamatan pengguna jalan di ruas alternatif Batulicin-Banjarbaru Kilometer 71,5 yang dikenal sebagai salah satu lokasi rawan kecelakaan berulang.
Pemasangan rambu oleh Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Tanah Bumbu tersebut diarahkan untuk membantu pengemudi membaca kondisi jalan, terutama saat melintasi tikungan tajam. Rambu berbentuk panah menyerupai huruf “V” itu dipasang dari dua arah, yakni jalur Kecamatan Mentewe menuju Banjarbaru dan sebaliknya, sebagaimana diberitakan Antara, Kamis (27/08/2026).
“Jumlah rambu Chevron yang dipasang sebanyak 12 titik, baik dari arah Kecamatan Mentewe-Banjarbaru maupun arah sebaliknya,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanah Bumbu Novy Adi Wibowo diwakili Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Eko Guntar di Batulicin, Kamis.
Menurut Eko, keberadaan rambu tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi karena kondisi ruas jalan pada Kilometer 71,5 membutuhkan perhatian lebih dari pengemudi. Rambu berfungsi sebagai petunjuk visual agar kendaraan tetap berada pada jalurnya ketika menghadapi perubahan arah jalan.
“Ini samgat penting di pasang untuk langkah antisipasi kecelakaan,” ujarnya.
Selain memberikan panduan arah, rambu yang terpasang di kawasan tersebut juga diharapkan mendorong pengemudi untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melewati titik dengan tikungan tajam.
“Kami Sat Lantas Tanah Bumbu menghimbau bagi pengemudi kendaraan yang menggunakan jalan alternatif Batulicin-Banjarbaru dan sebaliknya, agar tetap mematuhi batas kecepatan dan rambu yang sudah terpasang,” tegasnya.
Langkah pengamanan tidak berhenti pada pemasangan rambu chevron. Satlantas Polres Tanah Bumbu juga menyiapkan rambu batas kecepatan untuk ditempatkan pada sejumlah titik yang dinilai rawan.
“Kami sudah melakukan sketsa lapangan, di titik mana yang akan di pasang. Anggota juga sedang menyiapkan material. Kalau semuanya sudah siap kemungkinan besok akan kami pasang,” tutup Guntar.
Pengemudi yang melintasi jalur alternatif Batulicin-Banjarbaru diingatkan menjadikan rambu lalu lintas sebagai petunjuk awal untuk meningkatkan kehati-hatian. Kondisi kendaraan juga perlu dipastikan baik dan kecepatan disesuaikan dengan karakteristik jalan agar risiko kecelakaan dapat ditekan. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan