Tim SAR Gabungan terus menyisir kawasan hutan Habaring Hurung, Palangka Raya, untuk mencari seorang lansia yang hilang saat mencari kayu.
PALANGKA RAYA – Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran kawasan hutan di Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), dalam upaya mencari Endang Suarman (78), warga lanjut usia yang dilaporkan hilang saat mencari kayu sejak Selasa 5 Mei 2026.
Korban diketahui merupakan warga Desa Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu. Hingga Rabu (6/5/2026), pencarian memasuki hari kedua dengan melibatkan sejumlah unsur gabungan yang menyisir area hutan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan operasi pencarian dimulai sejak pukul 06.30 WIB melalui briefing dan pembagian sektor pencarian kepada Tim SAR Gabungan.
“Tim SAR Gabungan telah bergerak sejak pukul 07.00 WIB menuju titik koordinat yang telah ditentukan. Fokus pencarian hari ini menyisir area di sekitar lokasi terakhir korban terlihat dengan luas area yang telah dipetakan,” ujarnya, sebagaimana dilansir Media Center, Rabu, (06/05/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk mencari kayu di kawasan hutan pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Namun hingga sore hari, korban tidak kembali ke rumah sehingga keluarga bersama warga melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi.
Karena belum ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Basarnas Palangka Raya sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung menyiapkan operasi pencarian dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Operasi SAR tersebut melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, aparat Kelurahan Habaring Hurung, masyarakat, dan keluarga korban.
Koordinator Lapangan Basarnas, Heru Kristianto, menjelaskan tim pencarian juga dilengkapi sejumlah peralatan pendukung untuk memaksimalkan proses pencarian di kawasan hutan.
“Apabila korban berhasil ditemukan, kami akan segera melakukan evakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, peralatan yang digunakan dalam operasi pencarian meliputi kendaraan rescue, alat navigasi hutan, alat komunikasi, perlengkapan medis, hingga drone thermal untuk membantu pemantauan dari udara.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan penyisiran di kawasan hutan Habaring Hurung. Proses pencarian diharapkan segera membuahkan hasil agar korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan memberikan kepastian bagi pihak keluarga. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan