Dari 2K hingga 10K, Tambun Bungai Run Semarakkan HUT RI di Kalteng

Tambun Bungai Run menghadirkan kategori 5K, 10K, serta 2K bagi penyandang disabilitas sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan TNI dan masyarakat dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

PALANGKA RAYA – Tambun Bungai Run di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), tidak hanya menghadirkan kategori lari 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K), tetapi juga membuka kategori khusus 2 kilometer (2K) bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya membangun olahraga yang inklusif sekaligus mempererat kebersamaan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat.

Ajang yang digelar di depan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXII/Tambun Bungai, Jalan Imam Bonjol Nomor 5, Palangka Raya, Sabtu (15/08/2026), tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Komando Daerah Militer (Kodam) XXII/Tambun Bungai sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai masyarakat umum hingga jajaran TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kehadiran kategori bagi penyandang disabilitas memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga tersebut.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan kegiatan lari tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memiliki makna kebersamaan, nasionalisme, serta penguatan hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Ini bukan sekadar tentang mengukur kecepatan kaki atau mengumpulkan medali. Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, sekaligus menjadi simbol kokohnya kemitraan TNI dan rakyat dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan kedamaian di tanah Kalteng yang kita cintai,” ujar Gubernur, sebagaimana dilansir Mmckalteng, Sabtu (15/08/2026).

Menurut Agustiar, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Ia juga menilai olahraga lari telah mengalami perkembangan dari sekadar aktivitas fisik menjadi bagian dari gaya hidup dan gerakan sosial yang positif, terutama di kalangan generasi muda.

“Olahraga lari telah bergeser dari sekadar latihan fisik menjadi sebuah gaya hidup dan gerakan sosial yang positif, khususnya di kalangan generasi muda,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalteng Iwan Kurniawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran TNI-Polri, serta masyarakat.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin mengatakan Tambun Bungai Run menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai sekaligus perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia berharap kegiatan tersebut turut membangun semangat bersama untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, serta mendukung terwujudnya Kalimantan Berkah, Kalimantan Maju, dan Kalteng yang sejahtera.

“Untuk pelaksanaan Tambun Bungai Run hari ini, saya berharap dilaksanakan dengan tertib dan aman. Mari kita menikmati kegiatan Tambun Bungai Run ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain perlombaan lari, rangkaian kegiatan diisi dengan pemotongan tumpeng untuk memperingati HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, hiburan, serta pembagian door prize kepada peserta.

Melalui keterlibatan masyarakat umum, aparat TNI-Polri, hingga penyandang disabilitas, Tambun Bungai Run diharapkan tidak hanya menjadi agenda peringatan hari besar, tetapi juga memperkuat budaya hidup sehat, ruang olahraga yang inklusif, serta kebersamaan masyarakat dan TNI di Kalteng. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com