Delapan Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Malinau Soroti Digitalisasi

Bupati Malinau Wempi W. Mawa meminta pejabat JPT Pratama yang baru dilantik mampu bekerja profesional, inovatif, dan adaptif menghadapi tantangan pembangunan daerah.

MALINAU – Bupati Malinau Wempi W. Mawa menekankan pentingnya inovasi, disiplin, dan percepatan digitalisasi pemerintahan saat melantik delapan pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Rabu (06/05/2026). Pelantikan tersebut disebut sebagai langkah strategis memperkuat kualitas birokrasi dan pelayanan publik di daerah perbatasan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II hasil seleksi terbuka Tahun 2026 itu digelar sebagai bagian dari penguatan kelembagaan pemerintahan daerah. Dalam sambutannya, Bupati Malinau menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan integritas.

“Pelantikan ini adalah amanah. Jabatan bukan hanya kedudukan, tetapi tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Bupati.

Menurut Wempi, seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka secara transparan dan kompetitif. Karena itu, para pejabat diharapkan mampu menunjukkan kapasitas kerja yang profesional, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.

“Kita membutuhkan aparatur yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi mampu bekerja secara profesional, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya, sebagaimana dilansir sumber berita, Rabu (06/05/2026).

Dalam arahannya, Bupati Malinau juga menyoroti sejumlah persoalan strategis yang masih dihadapi daerah, mulai dari pengendalian inflasi, keterbatasan infrastruktur, hingga tantangan wilayah perbatasan yang memerlukan sinergi antarlembaga pemerintah.

Selain itu, ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi melalui digitalisasi sistem pemerintahan.

“Seluruh ASN harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, menjaga disiplin, serta bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Wempi turut mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau, termasuk memastikan kesiapan tenaga kesehatan dan perangkat daerah terkait untuk mengantisipasi dampak bencana.

Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja birokrasi Pemkab Malinau agar mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com