Diduga Korsleting, Rumah di Benua Kayong Terbakar 90 Persen

Rumah warga di Benua Kayong, Ketapang, mengalami kerusakan sekitar 90 persen akibat kebakaran yang sementara diduga dipicu korsleting listrik, tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.

KETAPANG – Dugaan korsleting listrik memicu kebakaran yang menghanguskan sekitar 90 persen rumah warga di Jalan Pagaruyung, Rukun Tetangga (RT) 008/Rukun Warga (RW) 003, Desa Negeri Baru, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kamis (03/09/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut karena rumah sedang dalam keadaan kosong.

Rumah tersebut diketahui milik K (52). Selain merusak sebagian besar bangunan dan barang-barang di dalam rumah, kebakaran juga menghanguskan satu unit sepeda motor. Nilai kerugian materiel masih dalam proses pendataan.

Api pertama kali diketahui R (17), anak pemilik rumah, saat sedang bermain sepak bola di lapangan yang tidak jauh dari lokasi. R melihat kobaran api muncul dari bagian atas rumah, kemudian berlari menuju rumah sembari meminta pertolongan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Menerima laporan tersebut, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Benua Kayong bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 13 Matan Hilir Selatan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ketapang, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Proses pemadaman dilakukan menggunakan dua unit kendaraan pemadam kebakaran roda enam dan satu unit kendaraan roda empat. Setelah sekitar 45 menit penanganan, api berhasil dipadamkan pada pukul 17.45 WIB sehingga tidak merembet lebih luas.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ketapang Muhammad Harris melalui Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Benua Kayong mengatakan kepolisian bersama unsur terkait bergerak cepat setelah menerima laporan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan mencegah api kembali membesar, sebagaimana diwartakan Polda Kalbar, Kamis, (03/09/2026).

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, terutama kabel, sambungan dan peralatan listrik yang berpotensi mengalami korsleting. Apabila meninggalkan rumah, pastikan peralatan listrik yang tidak diperlukan dalam keadaan mati,” ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal petugas di tempat kejadian, sumber api diduga berasal dari dalam rumah dan sementara diperkirakan dipicu korsleting listrik. Kepolisian telah melakukan penanganan awal serta memastikan kondisi di sekitar lokasi dalam keadaan aman dan kondusif.

Kapolsek Benua Kayong juga memastikan kejadian tersebut tidak berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memeriksa kondisi instalasi dan peralatan listrik secara berkala, terutama ketika rumah akan ditinggalkan dalam keadaan kosong. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com