Pelajar HSU mendapat kesempatan mengembangkan bakat dan pengalaman bertanding setelah terpilih mewakili daerah dalam GSI tingkat Provinsi Kalsel 2026 di Banjarbaru.
HULU SUNGAI UTARA – Kesempatan bertanding di tingkat provinsi menjadi momentum bagi pelajar Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) untuk mengembangkan kemampuan sepak bola sekaligus membawa nama daerah dalam ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 di Kota Banjarbaru.
Para peserta GSI HSU dilepas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HSU dari halaman kantor Disdikbud HSU, Rabu (9/9/2026) pagi. Pelepasan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelajar yang telah terpilih mengikuti kompetisi sepak bola antardaerah.
Kepala Disdikbud HSU menyampaikan kebanggaan kepada para siswa yang mendapat kesempatan mewakili daerah. Ia meminta peserta memanfaatkan kompetisi tersebut untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding di tingkat yang lebih tinggi.
Peserta juga diingatkan untuk menjaga disiplin dan sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan. “Kalian bukan hanya membawa nama pribadi maupun sekolah, tetapi juga membawa nama Kabupaten Hulu Sungai Utara. Tunjukkan kemampuan terbaik, bermain dengan sportif, disiplin, dan tetap percaya diri. Apa pun hasilnya nanti, perjuangan dan semangat kalian sudah menjadi kebanggaan bagi kita semua,” pesannya, sebagaimana diberitakan Kanalkalimantan, Rabu, (09/09/2026).
Keikutsertaan dalam GSI tingkat provinsi tidak hanya diarahkan untuk mengejar hasil pertandingan. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta mengukur perkembangan bakat sepak bola setelah melalui tahapan seleksi di daerah.
GSI tingkat Provinsi Kalsel merupakan kompetisi dan seleksi berjenjang cabang olahraga sepak bola bagi peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelaksanaannya berada di bawah koordinasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalsel bersama dinas pendidikan kabupaten/kota.
Bagi HSU, kehadiran wakil daerah dalam kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi pelajar untuk berkembang melalui kegiatan olahraga. Pengalaman menghadapi peserta dari daerah lain diharapkan dapat memperkaya kemampuan teknis sekaligus membentuk karakter bertanding.
Selain kemampuan di lapangan, peserta dituntut menjaga nama baik sekolah dan daerah selama mengikuti kegiatan. Sikap disiplin, sportivitas, serta kepercayaan diri menjadi bekal penting yang diharapkan terus terbawa meskipun kompetisi telah berakhir.
Disdikbud HSU berharap pengalaman mengikuti GSI tingkat provinsi dapat menjadi modal bagi peserta untuk terus mengembangkan potensi dan bakat olahraga. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi pelajar daerah untuk berprestasi pada ajang yang lebih tinggi. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan