Dispora Kukar Bidik Kebangkitan Olahraga di Kalangan Masyarakat

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemudaan dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) semakin serius memasyarakatkan olahraga melalui program pembudayaan yang telah menjadi agenda rutin tahunan.

Dengan dukungan penuh alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, Dispora bertekad menjadikan aktivitas fisik sebagai gaya hidup utama dan membudayakan olahraga di tengah-tengah warga Kukar.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menjelaskan bahwa esensi program ini adalah mendorong tumbuhnya budaya berolahraga, khususnya pada jenis-jenis olahraga yang sudah akrab dan sering dimainkan masyarakat lokal, termasuk komunitas-komunitas olahraga yang ada.

“Intinya, kami ingin menjadikan olahraga sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Ini bukan sekadar event sesaat, tapi upaya jangka panjang,” tegas Ari di Tenggarong Seberang, Jumat (23/05/2025).

Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kukar untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan aktif.

Dispora Kukar secara proaktif memfasilitasi beragam komunitas olahraga, mulai dari olahraga tradisional, olahraga masyarakat, olahraga rekreasi, hingga olahraga tantangan.

Salah satu platform utamanya adalah Kukar Kaya Festival, yang merupakan bagian integral dari program prioritas Kukar Idaman. Dalam festival ini, berbagai jenis olahraga rekreasi dan tantangan seperti trail, off-road, memancing, kicau burung, bersepeda, jalan santai, hingga senam bersama rutin difasilitasi.

Keberagaman ini menunjukkan komitmen Dispora untuk merangkul semua lapisan masyarakat agar terlibat dalam kegiatan fisik.

Fokus spesifik Dispora juga mencakup pemenuhan tingginya permintaan masyarakat, komunitas, organisasi kemahasiswaan, dan bahkan pelajar terkait dukungan sarana dan prasarana olahraga tradisional.

“Seperti gasing, enggrang, bakiak, dan permainan tradisional lainnya yang kian diminati kembali,” papar Ari.

Ia memastikan, jika alokasi anggaran 2025 tersedia sesuai harapan, Dispora akan segera mendistribusikan sarana ini kepada komunitas dan pelajar yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Kukar.

Langkah ini diharapkan tidak hanya melestarikan warisan budaya lokal, tetapi juga mendorong minat generasi muda terhadap permainan tradisional.

Ari menegaskan, olahraga masyarakat memiliki kelebihan karena sifatnya yang fleksibel dan tidak memerlukan fasilitas mewah. “Hanya dengan tali, kapur, atau lahan terbuka yang cukup, olahraga tradisional bisa digelar di mana saja. Yang paling penting adalah semangat masyarakat untuk terlibat dan berolahraga bersama,” imbuhnya.

Ia berharap, melalui dukungan ini, pertumbuhan dan perkembangan olahraga masyarakat akan terus berlangsung secara berkelanjutan setiap tahunnya, menghasilkan masyarakat Kukar yang lebih sehat dan berkualitas. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: M. Reza Danuarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com