IRGC Kuasai Arah Kebijakan Iran, Peran Mojtaba Dipertanyakan

Dominasi IRGC dalam pengambilan keputusan strategis Iran memunculkan indikasi pergeseran kekuasaan dari pemimpin tertinggi ke lingkaran militer.

TEHERAN – Pusat pengambilan keputusan strategis di Iran dilaporkan bergeser ke lingkaran militer, terutama kelompok jenderal di Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), menyusul minimnya peran publik pemimpin tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei sejak ditunjuk pada Maret 2026.

Perubahan dinamika kekuasaan ini terlihat dari dominasi IRGC dalam menentukan arah kebijakan keamanan, perang, hingga diplomasi, termasuk terkait hubungan dengan Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut berbeda dengan era Ayatollah Ali Khamenei yang sebelumnya memegang kendali penuh atas keputusan strategis negara.

Mojtaba Khamenei, yang disebut sebagai penerus kepemimpinan tertinggi Iran, hingga kini belum menunjukkan keterlibatan aktif dalam pengambilan keputusan besar. Sosoknya bahkan jarang muncul ke publik sejak pengangkatannya, memunculkan spekulasi mengenai struktur kekuasaan baru di negara tersebut.

Sebaliknya, para jenderal senior IRGC bersama jaringan sekutunya justru tampil sebagai aktor utama yang mengendalikan kebijakan strategis Iran. Mereka dinilai memiliki pengalaman panjang dalam bidang militer dan keamanan, sehingga mengambil alih peran penting dalam situasi geopolitik yang kompleks.

Dominasi militer dalam struktur kekuasaan Iran ini memunculkan kekhawatiran sejumlah pihak terkait arah kebijakan luar negeri dan stabilitas kawasan, mengingat IRGC selama ini dikenal memiliki pendekatan tegas dalam menghadapi tekanan internasional.

Informasi mengenai dinamika internal kepemimpinan Iran ini sebagaimana diberitakan Sindonews, Jumat (24/04/2026).[]

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com