Pemkab Kotim menyiapkan Rp1,6 miliar untuk mengganti jembatan kayu tua di Jalan Walter Condrat dengan tiga lubang box culvert yang ditargetkan rampung akhir 2026.
KOTAWARINGIN TIMUR – Jembatan kayu tua di Jalan Walter Condrat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan diganti dengan konstruksi permanen melalui proyek senilai Rp1,6 miliar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim menargetkan pembangunan struktur baru tersebut selesai sebelum akhir 2026.
Proyek itu tidak sekadar memperbaiki bagian lantai jembatan yang selama ini dikeluhkan warga karena sudah tidak rata. Konstruksi lama akan dibongkar seluruhnya dan diganti dengan tiga lubang box culvert yang sekaligus berfungsi mendukung saluran air dan akses kendaraan.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim Mentana Dhinar Tistama mengatakan, proyek tersebut kini telah memasuki tahapan pengadaan barang dan jasa (PBJ).
“Ini baru proses pengadaan, proses PBJ. Ini mudah-mudahan mungkin dalam minggu ini sudah ada aksi nanti,” ungkap Mentana, Jumat (02/10/2026).
Menurut Mentana, pembangunan jembatan baru menjadi langkah untuk menggantikan konstruksi kayu yang telah berusia tua dan kondisinya mulai mengganggu kenyamanan serta keamanan pengguna jalan. Struktur lama nantinya tidak lagi dipertahankan setelah pekerjaan pembangunan dimulai.
“Itu dibangun box culvert yang lubangnya tiga,” ujarnya.
Sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Jumat, (02/10/2026), penggantian jembatan tersebut telah disiapkan dengan anggaran Rp1,6 miliar. Tahapan pengadaan menjadi bagian awal sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan di lokasi.
Meski waktu pelaksanaan proyek hanya tersisa beberapa bulan hingga tutup tahun anggaran, Mentana memastikan pembangunan tetap dapat dikejar. Perhitungan teknis yang telah dilakukan dinilai masih memungkinkan pekerjaan diselesaikan sesuai waktu yang tersedia.
Mentana juga menegaskan proyek tersebut tidak akan ditunda hingga 2027. Dinas teknis telah memperhitungkan durasi pekerjaan berdasarkan bentuk konstruksi yang akan dibangun.
“Pastinya bisa selesai. Karena kita sudah punya perhitungannya. Artinya dengan pekerjaan seperti itu, durasi waktu yang ada, hitungan kita masih bahwa pekerjaan box culvert di Walter Condrad bisa selesai akhir tahun,” jelasnya.
Dengan penggantian tersebut, akses masyarakat di Jalan Walter Condrat diharapkan menjadi lebih aman dan nyaman. Struktur permanen juga diharapkan mampu menggantikan ketergantungan terhadap konstruksi kayu lama sekaligus mendukung fungsi drainase di kawasan tersebut. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan