Pemprov Kaltara akan menggelar Begimpor 10 kilometer di Tanjung Selor pada November 2026 sebagai bagian HUT ke-14 provinsi dengan rencana menghadirkan pelari nasional dan internasional.
TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan ajang Kaltara Begimpor 10 kilometer di Tanjung Selor pada November 2026 dengan rencana menghadirkan pelari nasional dan internasional. Perlombaan tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Provinsi Kaltara sekaligus mendorong perkembangan olahraga lari di daerah.
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang mengungkapkan rencana tersebut saat mengikuti Kaltara Run yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltara di kawasan Taman Berkampung, Kota Tarakan, Minggu (16/08/2026).
“Insyaallah November nanti, dalam rangka HUT ke-14 Provinsi Kaltara, kita akan melaksanakan Begimpor 10 kilometer. Kegiatan ini akan diikuti pelari nasional dan internasional,” ujarnya.
Rencana menghadirkan pelari dari tingkat nasional hingga internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperbesar skala penyelenggaraan Begimpor dibandingkan kegiatan lari yang telah digelar sebelumnya. Zainal berharap momentum itu sekaligus memperkuat aktivitas komunitas lari yang terus berkembang di Kaltara.
Sebelum mengungkapkan rencana Begimpor, Zainal turut menempuh lintasan sejauh 8,1 kilometer dalam Kaltara Run. Ia berlari bersama Kepala KPwBI Kaltara Agus Taufik dan Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara Bustan serta peserta dari berbagai komunitas.
Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Zainal menilai kegiatan olahraga massal dapat menjadi sarana mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kesehatan, sebagaimana dilansir Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kaltara, Minggu (16/08/2026).
“Alhamdulillah, kegiatan lari hari ini cukup positif. Terima kasih kepada BI Kaltara yang telah mempelopori kegiatan ini,” ujar Zainal.
Menurut Zainal, perkembangan komunitas lari di Kaltara terlihat dari semakin banyaknya kelompok masyarakat yang rutin melakukan aktivitas tersebut pada pagi, sore, maupun malam hari. Kehadiran komunitas itu dinilai menjadi modal untuk memperluas budaya olahraga di tengah masyarakat.
“Komunitas lari kita cukup banyak. Saya berharap semuanya terus aktif karena olahraga memberikan dampak positif bagi kesehatan,” katanya.
Pemprov Kaltara berharap kesinambungan kegiatan seperti Kaltara Run hingga Kaltara Begimpor dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus mengangkat penyelenggaraan lomba lari di Kaltara ke level yang lebih luas melalui keterlibatan pelari nasional dan internasional. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan