Penyidik masih menunggu hasil autopsi dan bukti forensik sebelum menetapkan dakwaan terhadap WN Australia yang ditangkap dalam kasus penemuan jasad remaja di Pattaya.
PATTAYA – Kepolisian Thailand masih mengumpulkan bukti dan menunggu hasil autopsi sebelum menetapkan dakwaan terhadap seorang warga negara (WN) Australia berusia 46 tahun yang ditangkap terkait kasus penemuan jasad remaja perempuan berusia 17 tahun di dalam koper dekat rel kereta api di kawasan Pattaya.
Pria tersebut telah diamankan setelah menjalani pemeriksaan. Namun, hingga kini penyidik belum menetapkan dakwaan karena proses penyelidikan masih berlangsung dan hasil pemeriksaan medis belum selesai.
Seorang pejabat Kepolisian Pattaya yang enggan disebutkan namanya mengatakan penyidik masih melengkapi alat bukti sebelum mengambil langkah hukum berikutnya, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Minggu, (28/06/2026).
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan post-mortem dan bukti lainnya sebelum mengajukan dakwaan,” kata pejabat kepolisian yang enggan disebutkan namanya kepada AFP.
Menurut penyidik, pria tersebut berpotensi dijerat dengan sejumlah pasal, antara lain penculikan anak, pembunuhan, menyembunyikan mayat, serta penculikan anak di bawah umur untuk tujuan seksual. Meski demikian, terduga pelaku membantah terlibat dalam dugaan penculikan maupun pembunuhan terhadap korban.
Media lokal melaporkan pria tersebut ditangkap pada Jumat (26/06/2026) di Bandara Suvarnabhumi ketika hendak membeli tiket penerbangan menuju Perth.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (closed-circuit television/CCTV), terduga pelaku terlihat memasuki sebuah kondominium di Pattaya bersama korban pada Kamis (25/06/2026) dini hari. Beberapa jam kemudian, ia terekam keluar sambil membawa koper besar berwarna hitam yang diangkut menggunakan sepeda motor.
Koper tersebut ditemukan polisi di dekat rel kereta api pada Jumat (26/06/2026). Saat dibuka, petugas menemukan jasad remaja perempuan dengan sejumlah tanda kekerasan pada tubuhnya sebagaimana dilaporkan media lokal Pattaya News.
Kasus ini turut menjadi perhatian di Thailand yang belakangan memperketat kebijakan keimigrasian bagi wisatawan asing. Sebulan sebelumnya, pemerintah setempat memangkas masa tinggal bebas visa setelah serangkaian penangkapan warga asing dalam kasus narkoba, perdagangan seks, dan pengoperasian usaha tanpa izin.
Penyidik masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan forensik guna memastikan penyebab kematian korban serta memperkuat pembuktian dalam proses hukum terhadap terduga pelaku. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan