Kebun PKK Tabalong Jadi Percontohan Pangan dan Pendapatan Keluarga

Kebun PKK Tabalong memanfaatkan lahan kurang produktif untuk membudidayakan melon golden yang menghasilkan sekitar 600 buah dan diharapkan menjadi model ketahanan pangan sekaligus sumber tambahan pendapatan keluarga.

TABALONG – Pemanfaatan lahan kurang produktif menjadi kebun melon golden oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tabalong mulai menunjukkan hasil ekonomi. Panen perdana dari kebun percontohan tersebut menghasilkan sekitar 600 buah melon dengan bobot rata-rata dua kilogram per buah, sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan dan menambah pendapatan keluarga.

Ketua TP PKK Tabalong Desy Suryanti Noor Rifani mengatakan kebun tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga mendorong anggota PKK dan masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan pekarangan dengan tanaman yang memiliki manfaat sekaligus nilai jual.

“Panen perdana melon golden ini cukup bagus dengan dukungan dinas terkait serta kerja keras Pokja 3,” jelas Desy, Jumat, sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (14/08/2026).

Panen perdana di kebun PKK tersebut turut dihadiri Bupati Tabalong Noor Rifani, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian, serta pengurus TP PKK Tabalong.

“Kebun PKK ini jadi demplot serta untuk memotivasi masyarakat mengoptimalkan pemanfaatan lahan perkarangan,” jelas Noor Rifani.

Selain menjadi sarana percontohan bagi masyarakat, pengembangan melon golden diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi keluarga.

“Selain untuk menjaga ketahanan pangan daerah program ini juga upaya menambah pendapatan keluarga,” tambahnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tabalong Yana Mulyana mengatakan produktivitas panen perdana berasal dari 300 tanaman melon golden yang dikembangkan di kebun PKK.

“Ada 300 tanaman Melon Golden di kebun PKK yang berhasil kita panen dengan produksi sekitar 600 buah,” jelas Yana.

Dengan rata-rata bobot dua kilogram per buah, hasil panen tersebut menunjukkan potensi budidaya melon golden untuk dikembangkan lebih luas. Komoditas ini juga memiliki nilai jual yang disebut lebih tinggi dibandingkan melon hijau, dengan harga mencapai Rp40 ribu per kilogram.

Pengembangan kebun tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan panen, tetapi dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengubah lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi sumber pangan sekaligus peluang ekonomi keluarga. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com