Kejar Tiket Pra PON, Atlet Panjat Tebing Banjarbaru Gas Pol Latihan

Atlet panjat tebing Banjarbaru meningkatkan latihan untuk menghadapi Sirkuit Amuntai sekaligus mengamankan posisi menuju tim Pra PON Kalsel.

BANJARBARU – Persaingan menuju ajang Sirkuit 1 Panjat Tebing di Amuntai mulai memanas, seiring atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Banjarbaru meningkatkan intensitas latihan untuk mengamankan posisi dalam tim Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Latihan rutin terlihat berlangsung di area samping Gedung Olahraga (GOR) Rudy Resnawan, Kota Banjarbaru, pada Senin (13/04/2026) sore. Sejumlah atlet menjalani sesi latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 30 April hingga 2 Mei 2026.

Salah satu atlet FPTI Banjarbaru, Syifa Nur Azizah, menyebut latihan kali ini masih berfokus pada penguatan dasar meski target kompetisi tetap tinggi. “Kalau hari ini latihannya masih santai, paling lead, atau diselingi speed,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa ajang sirkuit tersebut memiliki arti penting, tidak hanya untuk prestasi daerah tetapi juga sebagai penentu posisi atlet menuju Pra PON Kalsel.

“Yang pasti harus memberikan hasil maksimal untuk kota Banjarbaru, ini juga penting untuk penentuan ranking atlet panjat tebing,” katanya.

Syifa juga menargetkan dapat mempertahankan posisinya dalam skuad Pra PON Kalsel agar tetap dipercaya membela daerah pada kompetisi tingkat nasional. “Yang penting saya bisa tetap bertahan di tim Pra PON Kalsel,” tambahnya.

Dalam kesehariannya, para atlet menjalani program latihan secara berkelanjutan dengan variasi metode, mulai dari teknik panjat nomor lead, speed, hingga boulder. Selain berlatih di GOR Rudy Resnawan, mereka juga melakukan latihan tambahan di kawasan Pinus untuk meningkatkan kekuatan fisik melalui weight training.

Latihan mandiri turut menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran. Syifa mengaku tetap melakukan latihan sederhana di rumah, seperti peregangan, pull up, dan plank pada pagi hari.

Konsistensi latihan tersebut menjadi kunci dalam menghadapi ketatnya persaingan, sekaligus menjaga peluang atlet Banjarbaru untuk tampil optimal di ajang sirkuit dan tahapan seleksi menuju Pra PON, sebagaimana diberitakan Banjarmasinpost, Selasa, (14/04/2026).[]

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com