Dua lansia di Kelurahan Nunukan Timur dirujuk ke fasilitas kesehatan setelah warga melaporkan kondisi mereka yang memprihatinkan dan minim perawatan keluarga.
NUNUKAN – Kepedulian warga menjadi penyelamat awal bagi dua warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, yang tinggal seorang diri tanpa perawatan keluarga secara memadai. Kondisi keduanya yang kian menurun membuat warga melapor ke kelurahan hingga akhirnya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan Timur turun tangan dan merujuk keduanya ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, sebagaimana diwartakan Simp4tik, Ming (23/05/2026).
Selama ini, kebutuhan dasar kedua lansia tersebut lebih banyak ditopang tetangga sekitar. Warga membantu menyiapkan makanan, membersihkan diri, hingga memantau kondisi kesehatan keduanya secara sukarela. Sementara itu, anak-anak kandung kedua lansia diketahui menetap di Sulawesi dan jarang berkunjung.
Laporan warga kemudian ditindaklanjuti Kelurahan Nunukan Timur bersama Puskesmas Nunukan Timur. Tim kesehatan mendatangi rumah kedua lansia untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengecekan, keduanya mengalami tekanan darah tidak stabil, kelemahan fisik, serta berisiko mengalami komplikasi penyakit sehingga membutuhkan pengawasan medis lebih intensif.
Kepala Kelurahan Nunukan Timur menyampaikan keprihatinan atas kondisi dua warganya tersebut. Ia menilai kepedulian tetangga sangat membantu, tetapi tidak bisa sepenuhnya menggantikan peran keluarga dalam merawat orang tua.
“Kami sangat prihatin melihat kondisi kedua lansia ini. Anak-anak mereka memang bekerja dan menetap di Sulawesi, sehingga tidak bisa mendampingi dan merawat orang tuanya sehari-hari. Selama ini, tetangga-lah yang menjadi andalan untuk kebutuhan dasar mereka, meskipun tentu saja kemampuan warga ada batasnya,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi respons cepat Puskesmas Nunukan Timur setelah menerima laporan dari warga dan kelurahan. Menurut dia, keputusan rujukan menjadi langkah tepat karena kondisi kedua lansia tidak memungkinkan untuk ditangani secara mandiri di rumah.
“Kami berterima kasih kepada tetangga yang sudah peduli dan membantu, serta kepada tim Puskesmas yang sigap menanggapi laporan kami. Langkah rujuk ini sangat tepat demi keselamatan dan kesehatan kedua lansia. Pemerintah kelurahan akan terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak kesehatan hingga kondisi keduanya membaik, serta akan berusaha menjalin komunikasi dengan keluarga di Sulawesi agar tetap peduli dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab (PJ) program lansia Puskesmas Nunukan Timur mengatakan rujukan medis dilakukan karena kedua lansia membutuhkan penanganan lanjutan. Kondisi lingkungan tempat tinggal yang kurang mendukung pemulihan juga menjadi pertimbangan tim kesehatan.
“Kami menemukan kedua lansia ini dalam kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut. Karena tidak ada keluarga yang mendampingi dan kondisi lingkungan tempat tinggal kurang mendukung pemulihan, maka kami putuskan untuk merujuk ke fasilitas kesehatan yang memiliki sarana lebih lengkap,” jelasnya.
PJ program lansia Puskesmas Nunukan Timur juga mengingatkan keluarga yang memiliki orang tua lansia agar tetap memberikan perhatian dan perawatan yang layak. Ia meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan kasus serupa di lingkungan masing-masing.
“Kesehatan dan keselamatan pasien adalah prioritas kami. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki orang tua lanjut usia, untuk tetap memberikan perhatian dan perawatan yang layak. Bagi warga yang mengetahui ada kasus serupa, kami harap segera melapor agar bisa kami berikan bantuan medis dan sosial yang diperlukan,” tegasnya.
Saat ini, kedua lansia tersebut telah berada dalam pengawasan medis dan mendapatkan perawatan yang lebih layak. Pemerintah kelurahan bersama pihak kesehatan berharap penanganan cepat ini dapat memulihkan kondisi keduanya sekaligus menjadi pengingat pentingnya tanggung jawab keluarga dan kepedulian sosial terhadap lansia. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan