Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik menghanguskan empat ruko di Pasiran, Singkawang, namun berhasil dikendalikan setelah dua jam upaya pemadaman intensif.
SINGKAWANG – Respons cepat aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah meluasnya kebakaran yang melanda deretan rumah toko (ruko) di Jalan Sindansana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Kamis (30/04/2026) malam, meski empat unit bangunan dua lantai dilaporkan hangus terbakar.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.28 WIB itu bermula dari salah satu ruko dan dengan cepat membesar hingga merambat ke bangunan di sekitarnya. Kepanikan warga tak terhindarkan saat kobaran api dan asap tebal mulai memenuhi area permukiman padat tersebut.
Berdasarkan informasi di lapangan, sumber api pertama kali terlihat dari lantai dua ruko nomor 25. Seorang saksi mata yang saat itu berada di dalam rumah bersama keluarga mengaku mendengar teriakan warga sebelum akhirnya melihat api sudah membesar. Ia kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Pemilik ruko nomor 27 yang berada di lokasi sempat berupaya menyelamatkan barang berharga. Namun, usaha tersebut terhenti karena asap pekat telah memenuhi lantai dua bangunan. Sementara itu, seorang karyawan di ruko nomor 23 juga menyatakan api sudah membesar saat pertama kali terlihat, sehingga ia langsung menghubungi pemilik usaha.
Menanggapi kejadian tersebut, personel Pengamanan Objek Vital (Pamapta) Polres Singkawang bersama jajaran Polsek Singkawang Barat bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan serta membantu proses evakuasi warga.
Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang dikerahkan untuk menjinakkan api. Setelah upaya pemadaman selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 21.15 WIB.
Petugas terus berjibaku di lokasi untuk memastikan api tidak kembali menyala dan mencegah potensi perambatan ke bangunan lain di sekitar kawasan tersebut.
Dari hasil analisis sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada ruko nomor 25 yang kemudian merambat ke bangunan lain, termasuk ruko nomor 27 yang difungsikan sebagai gudang bengkel dengan material mudah terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara total kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang, sebagaimana diberitakan Tribun Pontianak, Jumat (01/05/2026). []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan