BGN menyebut Program MBG menjadi investasi jangka panjang untuk membangun generasi sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing global.
JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia, bukan sekadar program pemberian makanan.
Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat (Humas) BGN Khairul Hidayati mengatakan, kualitas bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi dan pertahanan, tetapi juga oleh kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas generasi penerus.
“Program MBG bukan sekadar program pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang negara untuk membangun sumber daya manusia yang unggul,” kata Hida dalam Kuliah Pakar Program Magister Hukum Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), sebagaimana diberitakan Kompas, Selasa (09/06/2026).
Menurut Hida, pemenuhan gizi sejak dini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Dari program ini kita ingin melahirkan generasi yang sehat, cerdas, disiplin, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata dia.
Ia menjelaskan, berbagai penelitian menunjukkan pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini berpengaruh terhadap perkembangan fisik, kemampuan kognitif, prestasi pendidikan, hingga produktivitas seseorang di masa depan.
Karena itu, kebijakan pemenuhan gizi perlu ditempatkan sebagai bagian penting dari pembangunan nasional yang berkelanjutan.
“Ketika kebutuhan gizi terpenuhi dengan baik, maka anak-anak Indonesia memiliki kesempatan yang lebih besar untuk tumbuh optimal, berprestasi, dan menjadi sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global,” kata dia.
Hida menambahkan, Program MBG dirancang menyasar kelompok prioritas, mulai dari peserta didik, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui.
Selain membantu pencegahan stunting dan persoalan gizi, program ini diharapkan turut meningkatkan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta mutu pendidikan generasi muda.
“Melalui program MBG, pemerintah sedang menyiapkan fondasi bagi lahirnya generasi unggul yang akan menjadi penggerak pembangunan, penjaga ketahanan nasional, dan penentu masa depan Indonesia,” ujar Hida. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan