Enam santri SDIT Daarussalam Sangatta mendapat hadiah dari Bupati Kutim setelah berhasil menyambung ayat Al-Qur’an dalam kegiatan Khatmul Qur’an dan Imtihan ke-14.
KUTAI TIMUR – Enam santri Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Daarussalam Sangatta mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman setelah berhasil menyambung ayat suci Al-Qur’an dalam kegiatan Khatmul Qur’an dan Imtihan ke-14 di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta, Sabtu (09/05/2026).
Momen itu menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut karena Bupati Kutim secara spontan menguji kemampuan hafalan para santri dengan membacakan potongan ayat Al-Qur’an. Para santri yang terpilih kemudian diminta melanjutkan ayat dari beberapa bagian Al-Qur’an, mulai dari juz 1, juz 29, hingga juz 30, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Sabtu (09/05/2026).
Suasana berlangsung hangat. Para santri tampak percaya diri saat melanjutkan bacaan ayat, sementara guru, orang tua, dan undangan memberikan dukungan serta apresiasi. Wajah ceria terlihat dari para santri yang berhasil menjawab tantangan tersebut.
Sebagai bentuk penghargaan, Ardiansyah memberikan hadiah berupa uang tunai kepada para santri. Apresiasi itu diberikan untuk menumbuhkan semangat belajar agama dan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
“Saya ingin memberi hadiah kepada anak-anak yang bisa menyambung ayat Al-Qur’an,” ujar Bupati Ardiansyah disambut tepuk tangan dan sorak gembira oleh para santri, guru, serta orang tua wali santri yang hadir di Ruang Akasia GSG Bukit Pelangi Sangatta.
Ardiansyah mengatakan, anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an menjadi harapan besar bagi masa depan daerah. Menurutnya, pendidikan agama perlu terus ditanamkan agar generasi muda tumbuh dengan kecerdasan, akhlak, dan tanggung jawab.
“Saya berharap semangat belajar agama terus ditingkatkan agar kelak menjadi generasi yang cerdas, berakhlak baik, dan membawa keberkahan bagi daerah,” tuturnya.
Ia juga mengajak orang tua dan tenaga pendidik terus mendukung pendidikan keagamaan anak sejak dini. Dukungan keluarga dan sekolah dinilai penting agar anak-anak tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kuat.
Kegiatan Khatmul Qur’an dan Imtihan ke-14 SDIT Daarussalam Sangatta itu diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter bagi para santri sekaligus memperkuat peran pendidikan keagamaan dalam membentuk generasi muda Kutim yang berakhlak dan mencintai Al-Qur’an. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan