Operasi SAR Selayar Berhasil Selamatkan Dua Penumpang KM Nurul Salsa

Tim SAR gabungan menemukan dua korban selamat dalam kecelakaan KM Nurul Salsa di Selayar, sementara pencarian terhadap 18 penumpang lainnya terus diperluas memasuki hari kelima.

SULAWESI SELATAN – Operasi pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar (Selayar), Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali membuahkan hasil. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan dua penumpang dalam kondisi selamat, sementara 18 korban lainnya masih dalam pencarian hingga hari kelima operasi.

Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Siaga Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar Andi Sultan mengatakan kedua korban yang selamat ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar Pulau Mattalang sebelum dievakuasi menuju Pelabuhan Benteng menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Marlin 877.

“Iya ada dua korban ditemukan selamat,” kata Andi Sultan, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Minggu (19/07/2026).

Andi menjelaskan dua korban yang berhasil diselamatkan masing-masing bernama Nurmiati (46) dan Jasmal (24).

“Kedua korban ditemukan sekitar Pulau Mattalang dalam kondisi selamat dan dievakuasi ke Pelabuhan Benteng dengan menggunakan KRI Marlin 877,” ungkapnya.

Meski jumlah korban selamat bertambah, operasi pencarian masih terus difokuskan untuk menemukan 18 penumpang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

“Saat ini, ada sekitar 18 orang yang masih terus dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan,” katanya.

Memasuki hari kelima, Basarnas Makassar memperluas area pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi. Wilayah operasi dibagi ke dalam empat sektor berdasarkan metode Search and Rescue Marine Prediction (SARMAP) guna meningkatkan peluang menemukan korban.

“Pada hari kelima operasi SAR, kami memperluas area pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian,” katanya.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, yakni Kapal Negara (KN) SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, dan KRI Hiu 634 yang menyisir masing-masing sektor pencarian.

“Selain KN SAR Puntadewa dan KN SAR Pacitan, operasi juga diperkuat dengan bergabungnya KRI Marlin 877 dari Makassar yang sebelumnya telah melaksanakan pencarian pada hari kedua, serta KRI Hiu 634 dari Palu. Penambahan unsur ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyisiran di area operasi,” ungkapnya. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com