Pameran Reptil di IKN Jadi Magnet Libur Panjang Warga

Nusantara Park di IKN menghadirkan pameran reptil dan mamalia eksotis sebagai ruang edukasi satwa sekaligus daya tarik wisata saat libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus.

NUSANTARA – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya menjadi tujuan wisata saat libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus, tetapi juga ruang edukasi satwa bagi masyarakat melalui pameran reptil dan mamalia eksotis di Nusantara Park, Sabtu hingga Minggu.

Kegiatan yang digelar di tengah ramainya kunjungan masyarakat ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN itu menghadirkan lebih dari 20 jenis satwa. Nusantara Park berkolaborasi dengan Komunitas Balikpapan Reptil Eksotik (Barekso) untuk memperkenalkan keberagaman reptil sekaligus mengedukasi pengunjung tentang tanggung jawab merawat hewan peliharaan, sebagaimana dilansir Otorita IKN, Minggu, (17/05/2026).

Berbagai satwa yang dipamerkan antara lain kura-kura, iguana, ular sanca bola atau ball python, ular sawah atau reticulated python, kura-kura daun, African Fat-Tailed Gecko (AFT), dan leopard gecko. Pengunjung dari berbagai usia tampak antusias bertanya, berfoto, hingga berinteraksi langsung dengan beberapa satwa di bawah pengawasan pawang satwa.

Salah satu anggota Barekso, Bayu, mengatakan sebagian besar pengunjung tertarik dengan satwa yang aman untuk dipegang dan dapat diajak berinteraksi secara langsung.

“Biasanya pengunjung tertarik dengan hewan yang bisa di-handle seperti ball python, iguana, dan ular sawah. Mereka bisa mendapatkan pengalaman memegang dan berfoto langsung dengan satwa tersebut,” jelas Bayu.

Bayu menilai pameran tersebut penting untuk mengubah pandangan sebagian masyarakat yang menganggap semua reptil sebagai hewan berbahaya. Menurutnya, reptil dapat dikenalkan dan dipelihara secara aman selama dilakukan dengan penanganan yang benar.

“Harapannya masyarakat bisa lebih memahami bahwa tidak semua reptil berbahaya. Reptil juga makhluk hidup yang perlu dirawat dengan baik ketika dipelihara,” tambahnya.

Pameran tersebut juga menjadi daya tarik bagi keluarga. Salah satu pengunjung asal Sepaku, Ubay, mengaku sengaja membawa anak-anaknya ke Nusantara Park agar mereka dapat mengenal berbagai jenis satwa secara langsung.

“Saya ajak anak-anak ke Nusantara Park supaya mereka tahu jenis-jenis reptil. Mereka senang sekali. Harapannya ke depan pameran seperti ini bisa lebih besar dan lebih banyak jenis hewan yang ditampilkan di IKN, seperti burung dan satwa lainnya,” ujar Ubay.

Selain pameran satwa, pengunjung juga dapat menikmati sejumlah area di IKN selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus, mulai Kamis hingga Minggu.  Area Istana Negara dan kawasan glamping dibuka untuk umum hingga pukul 17.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita) setiap hari.

Sejak hari pertama libur panjang, antusiasme masyarakat untuk mengunjungi IKN terpantau tinggi. Pengunjung tidak hanya menikmati fasilitas, berfoto, dan mencicipi kuliner, tetapi juga melihat langsung perkembangan pembangunan berbagai sektor di kawasan tersebut.

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw mengatakan, aktivitas pembangunan di Nusantara tetap berlangsung aktif dan progresif di berbagai bidang meski kawasan tersebut ramai dikunjungi masyarakat saat libur panjang.

“Masyarakat dari berbagai daerah, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak menikmati suasana di IKN, mulai dari pemandangan kawasan, sajian kuliner, hiburan, hingga berbagai aktivitas edukatif dan lingkungan yang diselenggarakan selama masa libur,” ujar Troy, Minggu (17/05/2026).

Troy menegaskan pembangunan IKN terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Pada tahap kedua, pemerintah berfokus pada penyelesaian sarana dan prasarana kawasan legislatif serta yudikatif yang saat ini mulai dikerjakan.

Untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban, pengunjung diwajibkan mengenakan pakaian rapi dan sopan, seperti celana panjang, baju berkerah, serta sepatu. Pengunjung juga dilarang menerbangkan drone, membawa hewan peliharaan, merokok, membawa senjata tajam, maupun melakukan tindakan yang melanggar norma dan ketertiban umum. Kehadiran pameran edukatif di Nusantara Park diharapkan memperkuat IKN sebagai ruang publik yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga memberi pengalaman belajar bagi masyarakat. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com