Pemprov Kaltara mendorong ASN menerapkan budaya kerja BerAKHLAK dengan menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di unit kerja dan memberikan dampak nyata terhadap pelayanan publik.
BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong aparatur sipil negara (ASN) tidak berhenti pada rutinitas, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di lingkungan kerja dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik.
Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan Penguatan Budaya Kerja Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK) Series 2.0 bertema “ASN Adaptif: Berubah, Berinovasi, Berdampak” yang digelar selama dua hari, 2-3 September 2026, di Hotel Luminor, Tanjung Selor.
Kegiatan tersebut melibatkan 78 peserta dari unsur perangkat daerah, pemerintah kabupaten dan kota, serta Biro Organisasi Pemprov Kaltara. Peserta terdiri atas 42 anggota Tim Implementasi BerAKHLAK perangkat daerah, 10 perwakilan Bagian Organisasi dari lima kabupaten dan kota se-Kaltara, serta 26 pegawai Biro Organisasi.
Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Ahli Madya Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltara Ince Nelia mengatakan perkembangan teknologi, perubahan lingkungan kerja, tuntutan masyarakat, dan kebutuhan peningkatan pelayanan publik menuntut ASN untuk terus beradaptasi.
“ASN tidak cukup hanya menjalankan rutinitas. Kita juga harus mampu berubah, berinovasi, dan menghasilkan dampak nyata,” katanya, sebagaimana diwartakan Dkisp, Rabu, (02/09/2026).
Menurut Ince, penguatan budaya kerja BerAKHLAK menjadi bagian penting dalam mempersiapkan ASN menghadapi perubahan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menambah pemahaman peserta mengenai budaya kerja, tetapi juga mendorong lahirnya gagasan yang dapat diwujudkan dan diterapkan di unit kerja masing-masing.
Penguatan budaya kerja tersebut dibuka Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara Sapi’i yang mewakili Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang. Sapi’i juga menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltara.
Pemprov Kaltara menargetkan penguatan budaya kerja BerAKHLAK dapat membentuk ASN yang lebih adaptif terhadap perubahan, efektif dalam bekerja, terbuka terhadap inovasi, serta mampu menerjemahkan gagasan menjadi perbaikan pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan