Iran menyiapkan pengamanan ketat untuk prosesi penghormatan dan pemakaman Ali Khamenei yang diperkirakan dihadiri hingga 20 juta pelayat.
TEHERAN – Pemerintah Iran menyiapkan pengamanan besar-besaran untuk prosesi penghormatan dan pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang diperkirakan dihadiri hingga 20 juta pelayat pada awal Juli 2026.
Rangkaian penghormatan dijadwalkan dimulai pada 4 Juli 2026 di Teheran dan Qom. Prosesi pemakaman kemudian dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026 di Mashhad, kota kelahiran Khamenei di timur laut Iran.
Pemerintah Iran disebut bekerja sama dengan kepolisian dan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) untuk mengantisipasi kepadatan massa dan memastikan seluruh prosesi berjalan aman serta tertib.
Persiapan itu dilakukan karena pemakaman Khamenei diperkirakan menjadi salah satu prosesi berkabung terbesar dalam sejarah modern Iran, sebagaimana diberitakan Cnnindonesia, Minggu (28/06/2026).
Selain di Iran, upacara penghormatan juga dilaporkan tengah direncanakan di salah satu situs suci Syiah di Karbala, Irak. Namun, rencana tersebut belum dikonfirmasi secara resmi.
Khamenei meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menghantam kediaman resminya di Teheran pada 28 Februari 2026.
Pemakaman Khamenei semula direncanakan tidak lama setelah kematiannya. Namun, pelaksanaannya beberapa kali ditunda dengan alasan keamanan.
Penundaan itu dilakukan karena jajaran elite politik Iran diperkirakan hadir dalam prosesi tersebut. Kondisi itu membuat otoritas perlu menyiapkan pengamanan ketat di sejumlah titik.
Dengan jumlah pelayat yang diperkirakan mencapai puluhan juta orang, prosesi pemakaman Khamenei tidak hanya menjadi agenda keagamaan dan kenegaraan, tetapi juga momentum politik penting bagi Iran setelah wafatnya tokoh yang memegang posisi tertinggi selama puluhan tahun. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan